Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kemarahan Sergio Conceicao Warnai Kemenangan Menit Akhir AC Milan atas Parma

Heri Sugiarto • Senin, 27 Januari 2025 | 17:36 WIB

Ekspresi Pelatih AC Milan, Sergio Conceicao. (Foto: Instagram/ @acmilan)
Ekspresi Pelatih AC Milan, Sergio Conceicao. (Foto: Instagram/ @acmilan)
PADEK.JAWAPOS.COM-Pelatih AC Milan, Sergio Conceicao, tampak marah kepada bek kanannya Davide Calabria setelah kemenangan Rossoneri 3-2 atas Parma dalam laga Serie A, Minggu (26/1).

Kemenangan pada menit akhir laga ini diwarnai insiden panas di lapangan dan ketegangan internal yang menarik perhatian publik sepak bola Italia.

Dalam pertandingan di Giuseppe Meazza San Siro, Milan harus berjuang keras untuk bangkit dari ketertinggalan.

Parma sempat unggul 2-1 hingga menit ke-91, sebelum Milan mencetak dua gol di menit-menit akhir lewat aksi Tijjani Reijnders, dan Samuel Chukwueze.

Tapi, drama tidak berhenti pada jalannya pertandingan. Di akhir laga, Conceicao terlihat melintasi lapangan untuk menghadapi Calabria dalam momen penuh emosi.

Dalam wawancara pasca-pertandingan, Conceicao mengungkapkan bahwa insiden itu terkait situasi di lapangan.

“Ada situasi permainan yang saya bahas dengan Calabria, dan ada beberapa kata yang terlontar terlalu jauh,” ujarnya seperti dilansir dari La Gazzetta dello Sport.

Ia juga menyinggung kemungkinan adanya gestur berlebihan dalam insiden tersebut.

Ketegangan mulai terlihat sejak Calabria digantikan pada menit ke-77. Saat itu, bek kanan Milan tersebut melemparkan botol minum ke tanah, yang kemudian diambil oleh Conceicao.

Calabria juga terlihat meluapkan rasa frustrasinya di bangku cadangan. Ketidakpuasan atas pergantian? Sangat mungkin, namun Conceicao jelas tidak menyukai sikap tersebut.

Ketegangan ini diperburuk oleh laporan bahwa Calabria bersama tiga pemain lainnya—Theo Hernandez, Ruben Loftus-Cheek, dan Francesco Camarda—hadir di konser rapper Lazza di Unipol Forum pada Jumat malam.

Artinya, acara itu berlangsung hanya satu setengah hari sebelum laga melawan Parma. Loftus-Cheek, yang tidak bisa bermain karena cedera, dan Camarda, yang tidak diturunkan, juga disebut dalam laporan La Gazzetta dello Sport.

Kehadiran pemain di konser ini dianggap Conceicao mengganggu fokus tim jelang pertandingan. Lazza adalah pendukung setia AC Milan, tetapi itu tidak cukup untuk meredakan ketegangan.

Meski demikian, Zlatan Ibrahimovic dilaporkan turun tangan membantu meredakan situasi di ruang ganti.

Kemenangan atas Parma memang memperpanjang tren positif Milan di Serie A, namun insiden ini menunjukkan tantangan yang harus dihadapi Conceicao dalam menjaga keharmonisan dan disiplin tim.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#parma #giuseppe meazza #zlatan ibrahimovic #ac milan #milan vs parma #Lazza konser #sergio conceicao #davide calabria