Kemenangan ini menjadi yang kelima secara beruntun bagi Inter Miami CF (11 menang, 3 kalah, 5 imbang; 38 poin) dan memperpanjang rekor tidak terkalahkan menjadi enam pertandingan (5 menang, 1 imbang) di musim reguler MLS 2025.
Messi menjadi bintang utama. La Pulga mencetak brace kelima berturut-turut di musim reguler MLS, dan dinobatkan sebagai Royal Caribbean Icon of the Match.
Penyerang asal Argentina itu kini telah mencetak 11 gol dalam enam pertandingan terakhir, menyamai rekor Josef Martinez (11 gol dari 4 Juli hingga 4 Agustus 2018) sebagai pencetak gol terbanyak dalam enam laga beruntun di sejarah MLS.
Pelatih Inter Miami, Javier Mascherano, menyatakan kekagumannya terhadap penampilan luar biasa Messi.
"Saya tidak menemukan banyak kata. Sungguh luar biasa apa yang terus dia lakukan. Dia memecahkan rekor sekarang setiap tiga hari, bukan hanya setiap akhir pekan," ujar Mascherano seusai pertandingan.
Mascherano menyebut Messi sebagai pemimpin sejati tim. "Dia pembawa panji tim kami, yang membimbing kami menuju jalur kompetisi. Dia adalah pemimpin sejati," ujarnya lagi.
Mantan rekan setim Messi di Timnas Argentina itu juga mengaku bersyukur bisa mendampingi sang bintang di tahap akhir kariernya.
"Ini sebuah anugerah bagi saya bisa bersamanya dalam fase ini," tambahnya.
Namun, Mascherano menekankan bahwa tim akan memantau kondisi kebugaran Messi setiap hari dan akan memberikan waktu istirahat jika diperlukan.
"Di satu titik, kami harus menemukan ruang untuk memberinya waktu beristirahat. Kami akan membicarakan hal itu setiap hari," ucapnya.
Saat ini, kata dia, Messi merasa baik-baik saja. "Ketika kami merasa waktunya tiba untuk memberinya jeda, kami akan melakukannya," tegas Mascherano.
Dengan hasil ini, Inter Miami semakin kokoh bersaing di papan atas klasemen MLS Wilayah Timur.
Kontribusi Messi tak hanya mengangkat performa tim, tetapi juga menciptakan sejarah pribadi dan liga secara keseluruhan.(*)
Editor : Heri Sugiarto