Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Real-LFC Akhiri Start Sempurna, Sama-sama Kalah di Liga Domestik

Eri Mardinal • Senin, 29 September 2025 | 10:13 WIB

Kiper Real Madrid Thibaut Courtois kebobolan lima gol saat timnya kalah dari Atletico Madrid pada jornada ketujuh LALIGA di Riyadh Air Metropolitano (27/9).
Kiper Real Madrid Thibaut Courtois kebobolan lima gol saat timnya kalah dari Atletico Madrid pada jornada ketujuh LALIGA di Riyadh Air Metropolitano (27/9).
PADEK.JAWAPOS.COM-Start sempurna Real Madrid dan Liverpool FC di liga domestik musim ini (2025–2026) berakhir pada Sabtu (27/9) malam.

El Real dihajar 2-5 oleh rival sekota, Atletico Madrid, dalam jornada ketujuh LALIGA di Riyadh Air Metropolitano. Sementara LFC kalah tipis 1-2 di kandang Crystal Palace, Selhurst Park, dalam matchweek keenam Premier League.

Gol-gol kemenangan Atletico dicetak oleh Robin Le Normand (14’), Alexader Sorloth (45+3’), Julian Alvarez (51’, 63’), dan Antoine Griezmann (90+3’). Real membalas lewat Kylian Mbappe (25’) dan Arda Guler (36’). Untuk LFC, gol Federico Chiesa (87’) hanya membalas gol Ismaila Sarr (9’) sebelum Palace menentukan kemengan via Eddie Nketiah (90+7’).

Bagi Real, kalah dengan kebobolan lima gol oleh Atletico merupakan aib kali pertama sejak 1950 atau 75 tahun silam. Entrenador Real Xabi Alonso menyusul pendahulunya seperti Carlo Ancelotti, Zinedine Zidane, Rafael Benitez, dan Julen Lopetegui yang kalah dalam debut di Derbi Madrileno.

”Tidak ada alasan. Ini kekalahan yang pantas. Tim kami masih banyak kekurangan,” kata Xabi dilansir dari Mundo Deportivo. ”Kami kurang intensitas, kami sering kalah dalam duel-duel. Ini bukan standar (permainan) yang dibutuhkan dalam pertandingan seperti ini,” imbuh pelatih yang belum pernah menang dalam tiga pertemuan sebagai pelatih dengan entrenador Atletico Diego Simeone tersebut.

Performa striker Atletico Julian Alvarez turut jadi pembeda dalam Derbi Madrileno. Penyerang timnas Argentina itu mencetak dua gol dari skema bola mati, penalti (51’) dan tendangan bebas (63’). Gol penalti seolah pembalasan bagi Alvarez.

Sebab, musim lalu, dia jadi sorotan karena penalti dua sentuhan dalam second leg 16 besar Liga Champions lawan Real. Gol Alvarez dinyatakan tidak sah dan Atletico harus tersingkir. ”Pada akhirnya, setiap penalti adalah momen baru, permainan baru, dan kesempatan baru,” ucap Alvarez dikutip dari Diario AS.

Senjata Makan Tuan

Di Selhurst Park, LFC yang biasanya sering mencetak gol telat di Premier League musim ini, malah kalah oleh gol telat Palace. Kecuali dalam derbi Merseyside lawan Everton (20/9), Virgil van Dijk dkk selalu sukses dengan gol telat.  Bagi tactician LFC Arne Slot, Palace sekaligus lawan menyulitan.

”Sekali lagi pujian untuk Palace. Ini bukan kali pertama kami kalah melawan mereka. Kami telah melawan mereka empat kali dengan kemenangan sekali, seri sekali, dan kalah dua kali. Itu menunjukkan betapa sulitnya mengalahkan mereka,” tutur Slot seperti dikutip dari ESPN. (*)

 

Editor : Eri Mardinal
#liga domestik #Liverpool FC #real madrid