CEO Semen Padang FC, Win Benardino, menyatakan pemutusan kontrak dilakukan secara baik-baik dan seluruh hak serta kewajiban pelatih akan dipenuhi sesuai kontrak.
Semen Padang FC menorehkan catatan minor, tidak pernah menang dalam lima laga terakhir, baik kandang maupun tandang. Pertandingan terakhir sebelum pemecatan Eduardo Almeida adalah kekalahan 0-2 dari Persita Tangerang dalam laga tunda pekan ke-4 di Stadion Indomilk Arena, Sabtu (4/10/2025) malam.
Eduardo Almeida, pelatih asal Portugal, memegang Lisensi Pro UEFA dan memiliki pengalaman melatih beberapa klub di Portugal, Asia Tenggara, dan Indonesia, termasuk Semen Padang, Arema FC, dan RANS Nusantara FC. Selama melatih Arema FC, ia membawa klub meraih Piala Presiden 2022.
Sementara menunggu pelatih baru, posisi kepala tim akan diisi oleh pelatih interim yang memimpin latihan, menjaga konsistensi taktik, dan memastikan persiapan pemain optimal.
“Kami sedang mempersiapkan langkah selanjutnya untuk menentukan pelatih baru. Dalam masa transisi ini, tim akan tetap dipimpin oleh pelatih interim agar persiapan tim tetap berjalan dengan baik,” jelas Win yang juga Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang.
Penasihat Semen Padang FC, Andre Rosiade, memastikan pengumuman pelatih baru tim Kabau Sirah akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan.
Keterlambatan pengumuman disebabkan karena Eduardo Almeida baru tiba di Padang pada 7 Oktober 2025 malam setelah masa libur.
“Kita tetap optimistis, Insya Allah dalam tiga hari ini pelatih baru akan diumumkan,” ujar Andre saat membuka turnamen sepakbola kelompok umur di Kota Pariaman, Rabu (8/10/2025).
Keputusan ini menandai era baru bagi Semen Padang FC, dengan fokus pada persiapan tim dan hasil maksimal di sisa kompetisi BRI Super League 2025/2026.(*)
Editor : Heri Sugiarto