Setelah menutup 2025 dengan tiga kemenangan beruntun, Real Madrid melanjutkan tren positifnya. Kylian Mbappe absen, sementara Endrick dipinjamkan ke Lyon. Kesempatan itu dimanfaatkan Gonzalo Garcia, yang memulai sebagai striker pengganti.
Pelatih Xabi Alonso menurunkan Raul Asencio sebagai bek tengah. Fede Valverde tetap bermain sebagai bek kanan sekaligus mengenakan ban kapten untuk laga perdana tahun ini.
Gonzalo Garcia Buka dan Gandakan Keunggulan
Madrid menguasai jalannya pertandingan sejak awal. Gol pertama hadir dari Gonzalo Garcia melalui sundulan cerdas di kotak penalti yang mengelabui kiper Real Betis, Alvaro Valles Rosa. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Gonzalo Garcia menggandakan keunggulan dengan penyelesaian apik setelah mengontrol bola di tepi kotak penalti.
Raul Asencio Gol Ketiga, Hernandez Perkecil Skor
Tak lama berselang, Raul Asencio menanduk gol ketiga memanfaatkan sepak pojok dari Rodrygo Goes, yang sekaligus menjadi assist keduanya di laga ini. Gol tersebut membuat Madrid unggul 3-0 sebelum Betis membalas.
Cucho Hernandez mencetak gol balasan untuk Real Betis melalui serangan balik, dan melewati kiper Madrid, Thibaut Courtois. Skor menjadi 3-1 dan mencegah Madrid mencatat clean sheet beruntun pertama sejak Oktober.
Setelah Betis kembali mengancam dan bola mengenai tiang gawang, Gonzalo García menutup performa impresifnya dengan hattrick. Penyerang 21 tahun itu mencetak gol keempat Madrid melalui backheel dari jarak dekat, dan memastikan keunggulan tetap aman.
Fran García menambahkan gol kelima bagi Madrid di masa tambahan. Gol ini memastikan kemenangan 5-1 dan membuat selisih poin antara Real Madrid di posisi kedua dan pemuncak klasemen La Liga, Barcelona menjadi empat poin, sementara Real Betis tetap berada di posisi keenam.
Kemenangan ini juga sekaligus menegaskan kekuatan La Fabrica dalam menambah opsi penyerang. Pemain muda seperti Gonzalo García dan Raul Asencio tampil impresif di laga perdana 2026.(*)
Editor : Heri Sugiarto