PADEK.JAWAPOS.COM – Tim nasional Amerika Serikat (USMNT) akan menghadapi Australia pada laga Grup D Piala Dunia 2026 di Seattle Stadium, Jumat, 19 Juni 2026 waktu setempat atau Sabtu dini hari, 20 Juni 2026 pukul 02.00 WIB. Kedua tim sama-sama tampil dengan modal kemenangan pada laga pembuka fase grup.
Amerika Serikat menang 4-1 atas Paraguay di Los Angeles, sementara Australia mengalahkan Turki 2-0 di Vancouver. Hasil tersebut menempatkan keduanya di posisi atas klasemen sementara Grup D dan membuat laga ini berpotensi menentukan langkah menuju babak 32 besar.
Pemenang pertandingan akan berada dalam posisi kuat untuk lolos ke fase gugur, sedangkan hasil imbang masih menjaga peluang kedua tim hingga laga terakhir grup.
Amerika Serikat diunggulkan berdasarkan data superkomputer Opta. Dari 25.000 simulasi pra-pertandingan, tim asuhan Mauricio Pochettino mencatat peluang menang 58,5 persen. Australia berada di angka 20,6 persen, sementara hasil imbang 20,9 persen.
AS juga membawa catatan tujuh kemenangan beruntun di Seattle. Namun, mereka belum pernah mencatat dua kemenangan beruntun di Piala Dunia sejak 1930.
Pada laga pertama, Amerika Serikat mencatat kemenangan terbesar mereka di Piala Dunia setelah menang 4-1 atas Paraguay. Folarin Balogun mencetak dua gol, satu gol lainnya dicetak Giovanni Reyna, serta satu gol bunuh diri Damian Bobadilla. Paraguay membalas melalui gol Mauricio.
Balogun menjadi pemain pria AS kedua yang mencetak lebih dari satu gol dalam satu laga Piala Dunia setelah Bert Patenaude pada 1930. Kapten Tim Ream, berusia 38 tahun 250 hari, menjadi pemain tertua yang tampil untuk AS di Piala Dunia putra dan mencatat 23 umpan pemecah garis.
Kondisi Christian Pulisic masih menjadi perhatian setelah mengalami cedera saat melawan Paraguay. Ia sempat mencetak satu gol dan tiga assist di turnamen ini sebelum ditarik keluar pada babak pertama.
Jika tampil, Pulisic akan kembali menjadi andalan di lini serang bersama Folarin Balogun, Gio Reyna, Antonee Robinson, Sergiño Dest, Tyler Adams, Timothy Weah, Ricardo Pepi, dan Malik Tillman.
Australia datang dengan kondisi skuad lengkap dan percaya diri. Tim asuhan Tony Popovic mencatat tiga kemenangan dari empat laga terakhir di Piala Dunia dan tampil disiplin dalam organisasi pertahanan.
Saat menang 2-0 atas Turki, Australia hanya menguasai 28,3 persen bola tetapi efektif memanfaatkan peluang. Nestory Irankunda mencetak gol pembuka dan menjadi pencetak gol termuda Australia di Piala Dunia pada usia 20 tahun 125 hari. Connor Metcalfe menambah gol melalui tembakan jarak jauh.
Di lini belakang, Harry Souttar mencatat 14 clearance saat menghadapi 30 tembakan Turki. Kiper Patrick Beach membukukan delapan penyelamatan, menjadi catatan tertinggi bagi kiper debutan Australia di Piala Dunia sejak 2002. Australia juga mencetak gol dalam lima pertandingan Piala Dunia terakhir.
Ini menjadi pertemuan pertama Amerika Serikat dan Australia di Piala Dunia. Sebelumnya, kedua tim sudah empat kali bertemu di laga uji coba dengan catatan dua kemenangan untuk AS, satu untuk Australia, dan satu imbang. Pertemuan terakhir terjadi pada 2025 dengan kemenangan 2-1 untuk Amerika Serikat.(*)