Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

4 Poin Belum Tentu Aman, Ini Simulasi Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Hendra Efison • Jumat, 19 Juni 2026 | 15:30 WIB
Empat poin belum menjamin tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. (AI)
Empat poin belum menjamin tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. (AI)

PADEK.JAWAPOS.COMPiala Dunia 2026 menghadirkan format baru yang membuat persaingan fase grup semakin ketat. Dengan 48 peserta yang terbagi ke dalam 12 grup, tim yang mengoleksi empat poin belum tentu mengamankan tiket ke babak 32 besar.

Berbeda dengan edisi sebelumnya yang diikuti 32 negara, FIFA kini meloloskan dua tim teratas dari masing-masing grup serta delapan peringkat ketiga terbaik.

Sistem ini membuat perhitungan klasemen menjadi lebih kompleks dan membuka peluang kejutan hingga laga terakhir.

Sejumlah tim bahkan berpotensi mengumpulkan empat poin, tetapi tetap harus bergantung pada selisih gol, produktivitas gol, hingga hasil pertandingan grup lain untuk menentukan nasib mereka.

Mengapa Empat Poin Belum Menjamin Lolos?

Dalam format empat tim per grup, sebuah tim bisa meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang dari dua pertandingan pertama. Secara teori, empat poin terlihat cukup kuat untuk mengamankan posisi dua besar.

Namun kenyataannya tidak selalu demikian. Jika dua tim lain di grup juga mampu mengoleksi poin serupa, maka penentuan klasemen bergantung pada selisih gol dan jumlah gol yang dicetak.

Skenario lain yang sering terjadi adalah ketika tiga tim finis dengan empat poin. Dalam kondisi tersebut, satu tim berisiko turun ke posisi ketiga atau bahkan keempat jika kalah dalam perhitungan selisih gol.

Karena itu, kemenangan besar pada laga awal sering menjadi faktor penting. Selisih satu atau dua gol dapat menentukan nasib sebuah negara pada akhir fase grup.

Simulasi Tim dengan Empat Poin

Misalnya sebuah tim menang 1-0 pada laga pertama dan bermain imbang 1-1 pada pertandingan kedua. Tim tersebut mengoleksi empat poin dan memiliki selisih gol +1.

Pada laga terakhir, tim itu kalah 0-2. Total poin tetap empat dengan selisih gol menjadi minus satu. Jika pesaing lain meraih hasil positif pada pertandingan terakhir, posisi tim tersebut bisa langsung melorot ke peringkat ketiga.

Dalam situasi tertentu, peringkat ketiga masih berpeluang lolos. Namun persaingan delapan peringkat ketiga terbaik berlangsung sangat ketat karena melibatkan 12 grup berbeda.

Artinya, tim dengan empat poin harus berharap memiliki selisih gol yang lebih baik dibandingkan peringkat ketiga dari grup lain. Jika banyak tim finis dengan angka yang sama, setiap gol menjadi sangat berharga.

Berapa Poin yang Relatif Aman?

Secara statistik, enam poin hampir selalu cukup untuk membawa sebuah tim lolos ke babak 32 besar. Raihan dua kemenangan dari tiga pertandingan biasanya menjamin posisi minimal peringkat kedua.

Sementara itu, lima poin juga memiliki peluang sangat besar untuk lolos karena menunjukkan tim tersebut tidak pernah kalah selama fase grup. Posisi menjadi lebih berisiko ketika sebuah tim hanya mengumpulkan empat poin.

Pada Piala Dunia 2026, banyak negara diperkirakan masih harus menunggu hingga laga terakhir untuk memastikan tiket fase gugur.

Situasi ini membuat pertandingan grup menjadi lebih menarik karena setiap poin dan setiap gol memiliki dampak besar terhadap klasemen akhir.

Format Baru Membuat Persaingan Lebih Sengit

FIFA memperluas jumlah peserta menjadi 48 tim untuk memberikan kesempatan lebih besar kepada negara dari berbagai konfederasi.

Konsekuensinya, persaingan tidak hanya terjadi di papan atas grup, tetapi juga pada perebutan status peringkat ketiga terbaik.

Kondisi tersebut membuat tim tidak bisa cepat merasa aman meski sudah mengoleksi empat poin. Mereka tetap harus mengejar kemenangan, memperbaiki selisih gol, dan menghindari kekalahan besar pada pertandingan terakhir.

Karena itu, fase grup Piala Dunia 2026 diperkirakan menjadi salah satu yang paling kompetitif sepanjang sejarah turnamen. Bagi banyak negara, empat poin mungkin menjadi modal penting, tetapi belum tentu cukup untuk mengantar mereka ke babak 32 besar.(*)

Editor : Hendra Efison
#format Piala Dunia 2026 #simulasi lolos Piala Dunia #klasemen piala dunia #piala dunia 2026 #babak 32 besar