PADEK.JAWAPOS.COM-- Musuh utama kita adalah kemiskinan dalam arti luas berimplikasi pada semua lini kehidupan. Bakal Calon Wali Kota Padang H Hidayat SS MH membawa strategi khusus dalam 5 bidang pembangunan Kota Padang.
"Saya memiliki visi mewujudkan Kota Padang Hebat yakni kota yang bersih, aman, nyaman, tertib, berbudaya, membanggakan dan merindu. Untuk mewujudkannya maka kemiskinan harus jadi musuh utama kita bersama," ujar Hidayat, di Hotel Mercure, usai menjalani asesmen bakal calon Pilkada Padang dari Partai Gerindra, Sabtu (1/6/2024).
Hidayat menghadapi 5 asessor di ruang panel 1 terdiri atas Prof Busyra Azheri, Dr Deri Arlius, Dr Eka Marianti, Dr Rahmat Hidayat, dan H Nurnas.
"Mengutip penyataan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, bahwa syarat negara kuat dan hebat itu adalah, Pendidikan rakyatnya harus hebat, Kesehatan rakyat harus terjaga, Ekonomi rakyat harus kuat, dan Pengangguran harus rendah. Ini menjadi spirit untuk mewujudkan visi misi membangun Kota Padang lima tahun ke depan," jelas Anggota DPRD Sumbar 2 periode itu.
Hidayat membeberkan strateginya membangun 5 bidang mewujudkan Kota Padang Hebat:
I. Bidang Pemerintahan
1 Menerapkan sistem merit dalam manajemen ASN (UU No. 5 tahun 2014) Ttg ASN/ Reward and Punishment
2. Menerapkan konsep kepemimpinan kolaboratif dan partisipatif bersama stakholders (Perguruan Tinggi, forkopimda Kota, BUMN, Ormas, OKP dst) guna peningkatan kualitas pelayanan publik
a. Mengurai kemacetan melibatkan siswa/pramuka
b. Penerapan standarisasi pelayanan pemerintahan mulai dari tingkat RT/RW/Kelurahan
c. Menggairahkan partisipasi publik menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan dengan pola kepemimpinan transformatif (menginspirasi, memotivasi dengan mengeyampingkan kepentingan diri dan kelompok)
3. Bersinergis dan Berkolaborasi dengan Pemda kab kota, provinsi dan pusat. Mulai dari Penyusunan Misi Visi yang selaras dengan RPJMD dan RPJPD Provinsi serta RPJMN/Program Strategis Nasional dan terutama dengan misi visi Presiden terpilih hasil Pilpres 2024
4. Upaya peningkatan kapasitas fiskal keuangan daerah malalui optimalisasi PAD (seperti meminimalisir kebocoran pada sektor pajak dan retribusi daerah) dan alokasi belanja daerah yang efektif berorientasi manfaat untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan warga kota.
II. Bidang Kesra
1. Memastikan tidak boleh ada lagi anak anak yang tidak bersekolah atau putus sekolah karena tidak ada biaya
2. Memastikan tida ada lagi warga Kota yang tidak bisa mendapatkan pelayanan kesehatan karena tidak sanggup membayar iuran BPJS
3. Upaya peningkatan kualitas kesolehan sosial saling hormat menghargai berlandaskan ABS SBK/peningkatan budi pekerti siswa di tingkat pendidikan dasar yang hebat melalui kurikulum pendidikan yang berkearifan lokal
4. Mewujdukan kelembagaan sosial di luar mekanisme pemerintahan guna mendorong dan menciptakan partisipasi publik dalam rangka bagaimana membuat anak yatim dan warga fakir miskin dapat tersenyum karena kebutuhan dasarnya terpenuhi (data BPS tahun 2023 persentase penduduk miskin kota Padang 4,26%. Sumbar: 5,92%, nasional: 9,54%)
5. Optimalisasi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (tahun 2022 IPM kota 83,29 Sumbar 73,26 nasional 72,91), terutama menurunkan angka stunting (data SSGI: tahun 2022 19,5%, kemiskinan dan pengangguran (data BPS tahun 2022 tingkat pengangguran kota: 11,69% Sumbar: 6,28% Nasional: 5,9%)
6. Memastikan program Pemerintah Provinsi dan Pemeritah Pusat terlaksana dengan baik dan sukses (misalnya program makan bergizi gratis)
7. Melakukan aktualisasi dan update pendataan permasalahan kesejahteran sosial (perkesos) agar bansos bansos tepat sasaran dan tepat manfaat.
III. Bidang Pembangunan
1. Peningkatan infrastruktur publik dan sanitasi kota tertutama di kawasan kumuh (Perwako 519 tahun 2020 menetapka lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh seluas 122,33 Ha tersebar di 22 lokasi)/jalan lingkungan dan drainase
2. Upaya pembangunan/rehabilitasi/revitalisasi fasilitas toilet berstandar di institusi pendidikan SD dan SMP, Puskesmas Pembantu dan Puskesmas, kantor kantor kelurahan dan pemerintahan serta di areal publik
3. Peningkatan pengelolaan dan pemanfaatan Hutan Taman Raya Bung Hatta
4. Penerapan pengelolaan manajemen fasilitas publik yang berbayar dengan basis teknologi (pengelolaan parkir/retribusi tempat wisata/hotel dan restoran) dalam rangka peningkatan PAD
5. Merancang pembangunan infrastruktur kota yang berkualitas dan membanggakan (peningkatan jalan/draniase/banjir kanal/pasar/objek wisata/gedung pertunjukkan bertaraf internasional/GOR/rumah tak layak huni tahun 2022 mencapai 8.436) melalui skema dan/atau sharing pembiayaan dengan APBD Pemrov dan APBN Pemerintah Pusat
IV. Bidang Perekonomian
1. Berdasarka struktur PDRB Kota Padang 2023/ Perdagangan 17,4% maka penguatan ekonomi kerakyatan (pelaku usaha mikro dan super mikro untuk tumbuh dan berkembang melalui upaya pendampinga yang berkelanjutan (manajemen dan pembiayaan perbankan) tahun 2023 perdagangan sektor penyumbang perekjonomian terbesar dengan skala perdagangan kecil mencapai 33.135 pelaku usaha/besar 2.447/menengah 13.491 dan mikro 1.918 pelaku usaha
2. Optimalisasi pemanfaatan potensi dan peluang investasi kota dengan mewujudkan iklim regulasi dan pelayanan yang kondusif, berkeadilan dan kompetitif berbasis ekonomi hijau (pertumbuhan berbasis lingkungan) dan inovasi ekonomi sirkular (Pertumbuhan berkelanjutan dengan mendorong optimalisasi sumberdaya seperti upaya memulihkan sampah dengan mendaur ulang sampah jadi produk baru)
3. Penguatan sebagai kota perdagangan dan jasa
4. Upaya peningkatan potensi PAD melalui sektor pariwisata dan perdagangan
5. Optimalisasi pengelolaan dan pemanfaatan potensi potensi sektoral seperti pariwisata berbasis budaya/ festival festival budaya yang terjadual secara periodik/pengelolaan 19 pulau pulau kecil di peraian kawasan kota Padang/menjaga kemurnian fungsi 26 DAS yang ada di kota Padang
V. Fasilitas Publik
1. Revitalisasi/Modernisasi pengelolaan pasar pasar tradisional
2. Pembangunan publik servis gratis (taman kota keluarga dan arena ekspresi generasi muda)
Hidayat diberi waktu 10 menit untuk memaparkan visi misinya, dan 30 menit untuk menjawab penggalian yang dilakukan oleh kelima asesor.
"Alhamdulillah, kita sudah melewati asesmen pilkada sebagai salah satu tahapan penyaringan bakal calon yang dilakukan Partai Gerindra Kota Padang. Semoga penilaian yang dilakukan ini diberkati Allah SWT," ujar Hidayat. (hsn)
Editor : Hendra Efison