Kegiatan ini diikuti sekitar 150 personel gabungan yang terdiri dari ASN Pemko Padang, TNI, dan relawan untuk membersihkan material banjir di permukiman warga.
Menurut Fadly Amran, gotong-royong tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan bersama unsur relawan kebencanaan yang digelar beberapa hari sebelumnya.
“Ini follow up dari pertemuan bersama gabungan organisasi kebencanaan dan para relawan bersama Pemko Padang Rabu yang lalu. Alhamdulillah hari ini dilaksanakan secara serentak di 4 kecamatan terdampak paling parah,” jelasnya.
Fadly Amran turun langsung meninjau kegiatan di dua kecamatan, yaitu Kuranji dan Koto Tangah, guna memastikan proses pembersihan berjalan optimal.
Keterlibatan ASN, Relawan, dan Warga
Kegiatan gotong royong di Kecamatan Koto Tangah melibatkan seluruh ASN kecamatan bersama unsur Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Kelompok Siaga Bencana (KSB), TP UMKM, Karang Taruna, KNPI, dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
Selain itu, warga turut berpartisipasi membersihkan lumpur serta sisa material banjir yang menggenangi lingkungan mereka.
Selain meninjau pelaksanaan gotong royong, Wali Kota Padang bersama anggota DPRD Kota Padang Fautiaz Fauzi juga menerima bantuan dari Kuttab Asy Syafi’i Kudus berupa peralatan dapur. Bantuan tersebut diserahkan langsung di lokasi dan ditujukan bagi warga terdampak banjir.
Pemko Padang tetap membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak selama masa pemulihan. Bantuan yang diterima diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir.(*)
Editor : Heri Sugiarto