Dukungan tersebut ditandai dengan kehadiran Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, pada prosesi peletakan batu pertama yang digelar Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Barat bersama KADIN Indonesia, Kamis (29/1/2026).
Sebanyak 10 unit Huntap dibangun menggunakan Semen Padang Bata Interlock (SEPABLOCK), produk inovasi PT Semen Padang yang dirancang untuk konstruksi cepat dan presisi.
Pri Gustari Akbar menyampaikan apresiasi kepada KADIN Indonesia dan KADIN Sumatera Barat atas inisiatif membantu masyarakat terdampak bencana di Kota Padang.
“Kegiatan ini menunjukkan peran dunia usaha dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana,” kata Pri dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, pembangunan hunian pascabencana perlu memenuhi prinsip cepat, aman, dan berkualitas agar dapat segera dimanfaatkan oleh warga.
Menurut Pri, SEPABLOCK dirancang untuk mempercepat proses pembangunan dengan hasil bangunan yang stabil dan efisien dari sisi waktu serta biaya.
“Penggunaan SEPABLOCK diharapkan menghasilkan hunian yang layak dan memiliki ketahanan lebih baik,” ujarnya.
PT Semen Padang, sebagai bagian dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, menyatakan komitmen mendukung pembangunan berkelanjutan, termasuk dalam pemulihan pascabencana di daerah rawan risiko.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Padang Fadly Amran, Ketua KADIN Sumatera Barat Buchari Bachter, Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria, serta tokoh masyarakat setempat.
Hadir pula para donatur Hunian Sementara dan Layak (Hunsela) Kampung Talang serta jajaran manajemen PT Semen Padang.(*)
Editor : Hendra Efison