Dalam penyampaiannya, Maigus Nasir menjelaskan bahwa LKPJ merupakan laporan mengenai hasil dan capaian program serta kegiatan yang dilaksanakan melalui pemanfaatan keuangan daerah selama tahun 2025.
Laporan tersebut menjadi bentuk akuntabilitas publik Pemerintah Kota Padang.
“LKPJ ini adalah wujud komitmen Pemerintah Kota Padang untuk transparan dan bertanggung jawab terhadap setiap penggunaan anggaran yang telah dialokasikan. Setiap anggaran digunakan untuk kesejahteraan masyarakat dan memastikan pembangunan berkelanjutan,” ujar Maigus Nasir.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota menyoroti beberapa sektor pencapaian penting selama tahun 2025. Di sektor pembangunan manusia, Pemerintah Kota Padang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
Salah satu capaian utama adalah meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Padang dari 84,38 pada 2024 menjadi 84,93 pada 2025. Peningkatan ini menjadikan Kota Padang sebagai daerah dengan IPM tertinggi di Provinsi Sumatera Barat, melampaui rata-rata provinsi sebesar 77,27 dan target nasional 75,90.
Pada sektor kesehatan, Pemerintah Kota Padang berhasil menurunkan angka stunting dari 24,2 persen pada 2023 menjadi 20,6 persen pada 2024.
Sementara di bidang infrastruktur, telah dilaksanakan pembangunan jalan sepanjang 11 km, pemeliharaan jalan 42,56 km, pembangunan drainase 2,59 km, serta pemeliharaan drainase 90 km.
Di sektor ekonomi, Kota Padang mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 3,69 persen pada 2025.
Pertumbuhan ini ditopang oleh penguatan sektor UMKM, dengan 48.274 pelaku usaha mikro dan 13.468 industri kecil dan menengah yang berkontribusi terhadap peningkatan transaksi perdagangan domestik dan internasional.
Pada aspek investasi, realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tercatat mencapai Rp1,96 triliun, sementara Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar US$33,09 juta. Adapun target pendapatan daerah Kota Padang tahun 2025 yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah, Pendapatan Transfer, dan pendapatan sah lainnya adalah Rp2,87 triliun, dengan realisasi sebesar Rp2,85 triliun atau 99,15 persen.
“Keberhasilan ini bukan hanya hasil kerja pemerintah, tetapi juga kontribusi seluruh masyarakat yang mendukung setiap program dan kebijakan Pemerintah Kota Padang. Kami akan terus berupaya agar Kota Padang semakin maju, sejahtera, dan menjadi contoh dalam pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Maigus Nasir.
Maigus Nasir juga menyampaikan bahwa sepanjang 2025 Kota Padang meraih berbagai penghargaan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan berbagai instansi.
Penghargaan tersebut antara lain penghargaan tingkat ASEAN, Kota Terbaik di Indonesia dalam Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) 2025, Simpul Jaringan Terbaik Nasional 2025 dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Program Kota Zakat-Wakaf dari Kementerian Agama, Kota Layak Anak (KLA), serta Innovative Government Award (IGA) 2025.(*)
Editor : Heri Sugiarto