KURANJI, PADEK.JAWAPOS.COM— Jumlah lansia di Kota Padang terus meningkat seiring bertambahnya angka harapan hidup masyarakat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, penduduk berusia 60 tahun ke atas di Kota Padang mencapai sekitar 114.550 jiwa atau hampir 12 persen dari total populasi 965.050 jiwa.
Kondisi ini mendorong RSUD dr. Rasidin Kota Padang memperkuat layanan geriatri melalui peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan rencana pembukaan poli khusus lansia.
Langkah tersebut dimulai dengan pelaksanaan Training Pelayanan Keperawatan Geriatri bagi perawat dan bidan yang berlangsung di Aula RSUD dr. Rasidin, Gunung Sarik, Kuranji, Selasa (16/6/2026).
Pelatihan itu menjadi bagian dari upaya rumah sakit menyiapkan layanan kesehatan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat lanjut usia.
Direktur RSUD dr. Rasidin Kota Padang, Lismawati, mengatakan peningkatan populasi lansia menjadi tantangan sekaligus perhatian serius dalam sistem pelayanan kesehatan.
Menurutnya, kelompok usia lanjut umumnya memiliki kondisi kesehatan yang lebih kompleks dibanding pasien dewasa lainnya.
"Hari ini kami melaksanakan pelatihan geriatri untuk perawat dan bidan yang dibimbing dokter spesialis penyakit dalam. Melalui pelatihan ini, tenaga kesehatan dibekali cara memberikan pelayanan terbaik kepada pasien lansia yang umumnya memiliki berbagai penyakit dan memerlukan penanganan khusus," ujar Lismawati.
Data BPS menunjukkan kelompok usia 60-64 tahun menjadi jumlah terbesar dengan 42.140 jiwa. Kemudian usia 65-69 tahun sebanyak 32.400 jiwa, usia 70-74 tahun sebanyak 21.710 jiwa, dan kelompok usia 75 tahun ke atas mencapai 18.300 jiwa.
Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia itu membuat kebutuhan terhadap pelayanan kesehatan yang spesifik semakin tinggi.
Rumah sakit dituntut menghadirkan sistem pelayanan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan penyakit, tetapi juga menjaga kualitas hidup pasien.
Layanan Geriatri Jadi Kebutuhan Mendesak
Lismawati menjelaskan pasien geriatri merupakan kelompok lansia berusia di atas 60 tahun yang mengalami lebih dari satu penyakit atau menghadapi gangguan akibat penurunan fungsi organ, kondisi psikologis, sosial, ekonomi, maupun lingkungan.
Karakteristik tersebut membuat pelayanan geriatri membutuhkan pendekatan multidisiplin yang melibatkan berbagai tenaga kesehatan. Penanganan tidak hanya berorientasi pada penyembuhan penyakit, tetapi juga menjaga kemandirian dan produktivitas lansia.
Menurutnya, penguatan layanan geriatri menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya angka harapan hidup masyarakat. Semakin panjang usia harapan hidup, semakin besar pula kebutuhan terhadap pelayanan kesehatan yang terintegrasi.
Pelatihan yang diberikan kepada perawat dan bidan mencakup berbagai aspek penting dalam penanganan lansia.
Peserta mendapatkan pembekalan terkait penyakit kronis, penurunan fungsi organ, gangguan psikologis, hingga persoalan sosial yang sering dihadapi kelompok usia lanjut.
Selain itu, pelayanan geriatri juga diarahkan untuk meningkatkan keselamatan pasien melalui sistem pelayanan yang lebih terstruktur dan sesuai standar rumah sakit.
RSUD Rasidin Siapkan Poli Khusus Lansia
Sebagai langkah lanjutan, RSUD dr. Rasidin berencana membuka poli geriatri yang secara khusus melayani masyarakat lanjut usia.
Kehadiran poli tersebut diharapkan mampu mempercepat akses lansia terhadap pelayanan kesehatan yang lebih ramah dan sesuai kebutuhan mereka.
"Insyaallah kami akan membuka poli geriatri sehingga para lansia dapat memperoleh pelayanan yang sesuai standar akreditasi rumah sakit. Tujuan kami, para lansia dapat hidup sehat, bahagia, dan mendapatkan pelayanan terbaik di masa tuanya," kata Lismawati.
Penguatan layanan kesehatan lansia juga sejalan dengan Program Unggulan Padang Melayani yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Program tersebut mendorong hadirnya layanan yang inklusif bagi seluruh kelompok masyarakat, termasuk warga lanjut usia.
Sementara itu, RSUD dr. Rasidin mengingatkan pentingnya langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan lansia.
Masyarakat usia lanjut dianjurkan menerapkan pola makan bergizi seimbang, mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak, rutin berolahraga ringan, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Dengan jumlah lansia yang kini mencapai lebih dari 114 ribu jiwa, Kota Padang memasuki fase transisi menuju masyarakat yang semakin menua.
Karena itu, penguatan layanan geriatri menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan para lansia tetap sehat, mandiri, dan produktif dalam menjalani masa tua mereka.(*)
Editor : Hendra Efison