Ia meminta agar Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Pariaman memaksimalkan penggunaan fasilitas sekolah dalam persiapan ujian tersebut.
“Semua laboratorium komputer di sekolah-sekolah SMP diharapkan dapat dipinjamkan untuk pelaksanaan Try Out, agar para peserta dapat mempersiapkan diri sebaik-baiknya dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT),” ujar Roberia.
Ia menambahkan bahwa langkah ini bertujuan untuk memastikan para peserta ujian dari Kota Pariaman dapat meraih nilai berkualitas. "Mari kita tunjukkan bahwa Pariaman bisa," tegasnya.
Selain itu, Pj Wali Kota juga menyoroti masalah jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan bagi tenaga honorer di lingkungan Pemko Pariaman. Ia mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperhatikan hak-hak tenaga honorer, termasuk jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan yang hingga kini masih belum sepenuhnya terjamin.
“Kami akan melakukan evaluasi agar tenaga honorer tidak lagi terlantar dalam hal jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan,” kata Roberia, pada apel gabungan bagi pejabat eselon II, III, dan IV, Senin (2/12/2024) di halaman Balai Kota Pariaman.
Apel ini menjadi kali kedua dilaksanakan dan berfokus pada pembacaan kode etik ASN, Pancasila, serta indikator nilai-nilai Pancasila. “Kedisiplinan adalah kunci, dan saya berharap semua pegawai disiplin dalam bekerja, disertai dengan kebiasaan membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an. Semoga Allah SWT memberikan hidayah kepada kita semua,” ujarnya.
Apel gabungan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kerja dan kedisiplinan di kalangan ASN Pemko Pariaman. Ia berharap adanya apel rutin ini, semangat kerja dan kedisiplinan ASN semakin meningkat demi kemajuan Kota Pariaman. (*)
Editor : Hendra Efison