Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

”Satu Rumah Satu Industri” Dorong Ekonomi Keluarga

ZikriNiati ZN • Senin, 1 September 2025 | 14:45 WIB

PROGUL: Wali Kota Pariaman, Yota Balad, secara resmi meluncurkan program “Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga” bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78.
PROGUL: Wali Kota Pariaman, Yota Balad, secara resmi meluncurkan program “Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga” bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78.

PADEK.JAWAPOS.COM-Wali Kota Pariaman, Yota Balad, meresmikan peluncuran program unggulan (Progul) “Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga (IRT)”, yang ditujukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan keluarga.

Peluncuran program ini bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78. Dalam sambutannya, Yota Balad menjelaskan bahwa program ini bertujuan memberdayakan setiap rumah tangga dengan keterampilan serta dukungan yang dibutuhkan untuk mendirikan usaha kecil berbasis rumah.

Inisiatif ini dirancang untuk menciptakan lapangan kerja mandiri, meningkatkan perekonomian lokal, serta memanfaatkan sumber daya di lingkungan sekitar secara efektif.

“Fokus pada usaha yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, program ini diharapkan mampu mendorong kreativitas dan kemandirian ekonomi setiap keluarga, sekaligus memperkuat jejaring usaha mikro yang saling mendukung,” ujar Yota.

Ia menegaskan bahwa program ini menyasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang telah memiliki usaha agar dapat terus berkembang.

Pemerintah Kota Pariaman juga berupaya agar produk dari rumah tangga ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Lebih lanjut, Yota menyampaikan bahwa program ini akan direalisasikan secara bertahap karena keterbatasan anggaran daerah.

“Kemampuan keuangan kita terbatas, dan tidak semua bisa direalisasikan hari ini. Oleh sebab itu, bantuan tahap awal kita berikan kepada warga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau Data Terpadu Statis Nasional (DTSN),” jelasnya.

Pada tahap awal, pemerintah menargetkan sekitar 60 pelaku usaha yang akan menerima bantuan di tahun ini. Program ini direncanakan berjalan secara berkelanjutan hingga lima tahun ke depan.

Wali Kota Yota Balad berharap program ini mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Selain itu, program ini juga dinilai berperan penting dalam pemberdayaan perempuan, mengingat perempuan sering kali menjadi penggerak utama dalam industri rumah tangga.

Pemerintah Kota Pariaman akan memberikan sejumlah dukungan untuk merealisasikan program ini, antara lain pelatihan keterampilan usaha, bantuan modal, pendampingan bisnis, program e-commerce/digital marketing, pengadaan peralatan produksi, fasilitasi pameran produk, program ramah lingkungan, pengurusan legalitas usaha, pembentukan koperasi/kelompok usaha, serta insentif pajak.(nia)

Editor : Novitri Selvia
#Satu Rumah Satu Industri #Yota Balad #umkm