PADEK.JAWAPOS.COM– Kecamatan Pariaman Selatan kembali menggelar Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-IX Tahun 2026 sebagai ajang syiar Islam sekaligus pembinaan generasi Qur'ani.
Kegiatan yang mempertemukan kafilah terbaik dari seluruh desa itu dijadwalkan berlangsung pada 17–19 Juli 2026 di sejumlah lokasi di wilayah Kecamatan Pariaman Selatan.
MTQ IX mengusung tema "Dengan Al-Qur'an Kita Wujudkan Generasi Qur'ani, Berakhlak Mulia, Menuju Pariaman Selatan Maju."
Selain menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an, serta melahirkan bibit-bibit unggul yang siap mewakili Kecamatan Pariaman Selatan pada MTQ tingkat Kota Pariaman.
Pelaksanaan MTQ dipusatkan di Kantor Camat Pariaman Selatan sebagai mimbar utama. Sementara sejumlah cabang lomba akan berlangsung di lokasi berbeda, yakni Masjid Al-Hidayah Desa Sei Kasai untuk cabang Hafalan Al-Qur'an, Surau Taiso Desa Balai Kurai Taji untuk cabang Tartil Al-Qur'an, serta MTs Muhammadiyah Desa Balai Kurai Taji sebagai lokasi perlombaan Syarhil Qur'an (MSQ).
Seluruh peserta merupakan kafilah utusan desa yang akan bersaing pada berbagai cabang lomba sesuai ketentuan yang telah ditetapkan panitia. Pendaftaran peserta dibuka pada 13–14 Juli 2026 dan dipusatkan di KUA Pariaman Selatan.
Lima Cabang Lomba Dipertandingkan
MTQ IX Kecamatan Pariaman Selatan mempertandingkan lima cabang lomba, yakni Tilawah Al-Qur'an, Tartil Al-Qur'an, Hafalan Al-Qur'an, Syarhil Qur'an (MSQ), serta Khutbah Jumat dan Azan.
Masing-masing cabang memiliki kategori usia dan ketentuan perlombaan yang berbeda. Melalui berbagai cabang tersebut, panitia berharap mampu menjaring qari, qariah, hafiz, hafizah, serta generasi muda yang memiliki kemampuan berdakwah dan memahami kandungan Al-Qur'an dengan baik.
Selain memperebutkan piala dan piagam penghargaan, para peserta juga berkesempatan memperoleh hadiah serta menjadi wakil Kecamatan Pariaman Selatan pada ajang MTQ tingkat berikutnya.
Persyaratan Peserta
Panitia menetapkan beberapa persyaratan bagi peserta, di antaranya merupakan warga Kecamatan Pariaman Selatan yang dibuktikan dengan KTP atau Kartu Keluarga, membawa surat mandat dari kepala desa atau LPPTQ desa, melampirkan akta kelahiran, serta menyerahkan pasfoto ukuran 3x4 sebanyak tiga lembar.
Setiap desa diimbau menyiapkan kafilah terbaik agar mampu bersaing secara sehat sekaligus menunjukkan kualitas pembinaan Al-Qur'an di wilayah masing-masing.
Camat Ajak Desa Kirim Kafilah Terbaik
Camat Pariaman Selatan Hery Febrian SSTP MSi mengajak seluruh pemerintah desa, lembaga keagamaan, guru mengaji, serta masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan MTQ IX Tahun 2026.
Menurut Hery, MTQ bukan sekadar perlombaan membaca maupun menghafal Al-Qur'an, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter generasi muda yang religius, berakhlak mulia, serta memiliki semangat berprestasi.
"MTQ merupakan momentum untuk memperkuat syiar Islam sekaligus membina generasi Qur'ani di Kecamatan Pariaman Selatan. Kami berharap seluruh desa mengirimkan kafilah terbaiknya sehingga kompetisi berlangsung semarak, berkualitas, dan melahirkan peserta yang mampu berprestasi hingga tingkat kota, provinsi, bahkan nasional," ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut hadir menyaksikan rangkaian perlombaan sebagai bentuk dukungan terhadap para peserta sekaligus memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur'an.
"Melalui MTQ ini kita ingin menanamkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan generasi Qur'ani yang berakhlak mulia dan membawa Kecamatan Pariaman Selatan semakin maju," tutup Hery.(*)
Editor : Hendra Efison