Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kebakaran di Nagari Lingkuang Aua Pasaman Barat Hanguskan 4 Toko, Kerugian Rp287 Juta

Randi Zulfahli • Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Kebakaran di Batang Haluan, Pasaman Barat, menghanguskan empat toko semi permanen. Kerugian ditaksir mencapai Rp287 juta.
Kebakaran di Batang Haluan, Pasaman Barat, menghanguskan empat toko semi permanen. Kerugian ditaksir mencapai Rp287 juta.
PADEK.JAWAPOS.COM–Kebakaran melanda kawasan Batang Haluan, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kamis pagi (19/3/2026).

Peristiwa ini menghanguskan empat petak bangunan semi permanen yang digunakan sebagai tempat usaha dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp287 juta.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Pasaman Barat, Handoko, mengatakan laporan kebakaran diterima pada pukul 08.14 WIB.

“Armada kami langsung bergerak satu menit kemudian dan penanganan selesai pada pukul 10.02 WIB,” ujar Handoko dalam laporan resminya, Kamis siang.

Api Diduga Berasal dari Mesin Pendingin

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api diduga berasal dari perangkat elektronik berupa mesin pendingin yang berada di konter BRILink.

Kobaran api kemudian dengan cepat merambat ke tiga bangunan usaha lain yang berada berdekatan.

Empat petak bangunan tersebut berdiri di atas lahan milik Wahyuna (59), seorang guru.

Bangunan pertama merupakan toko pakaian milik Fitri (29), disusul konter BRILink yang dikelola Ika (33), toko jilbab milik Indah (31), serta toko jus milik Eno (32).

Akibat kebakaran tersebut, sejumlah bangunan dan barang dagangan milik para pemilik usaha mengalami kerusakan.

Dua Armada Damkar Dikerahkan

Dinas Pemadam Kebakaran Pasaman Barat mengerahkan dua unit armada dari Posko Simpang Empat dan Posko Kinali untuk memadamkan api.

Total 17 personel diturunkan dalam operasi pemadaman tersebut, terdiri dari 11 personel dari Posko Simpang Empat dan enam personel dari Posko Kinali.

“Personel bergerak cepat ke tempat kejadian untuk melakukan pemadaman guna meminimalisir kobaran api agar tidak merembet ke daerah yang lebih luas,” kata Handoko.

Proses pemadaman berlangsung hampir dua jam hingga api berhasil dikendalikan sepenuhnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, kerugian material bangunan diperkirakan mencapai Rp150 juta. Sementara kerugian isi bangunan berupa barang dagangan dan peralatan usaha ditaksir sekitar Rp137 juta, sehingga total kerugian mencapai Rp287 juta.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun para pemilik usaha mengalami kerugian cukup besar akibat kebakaran tersebut.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas pemadam kebakaran melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa guna mencegah kebakaran susulan.

Sementara itu, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti munculnya api dari perangkat elektronik tersebut.(*)

Editor : Hendra Efison
#toko terbakar Pasaman Barat #Kebakaran Pasaman Barat #konter BRILink #kebakaran Lingkuang Aua