Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Empat Tokoh Perempuan Minang Terima Limpapeh Achievement Award 2025

Heri Sugiarto • Minggu, 10 Agustus 2025 | 15:23 WIB

Empat tokoh perempuan Minang menerima penghargaan Limpapeh Achievement Award dalam acara "Puisi Merah Putih; Padusi Baca Puisi". (Foto: Panitia)
Empat tokoh perempuan Minang menerima penghargaan Limpapeh Achievement Award dalam acara "Puisi Merah Putih; Padusi Baca Puisi". (Foto: Panitia)
PADEK.JAWAPOS.COM-Empat tokoh perempuan Minang menerima penghargaan Limpapeh Achievement Award 2025 dalam acara "Puisi Merah Putih; Padusi Baca Puisi" yang digelar Himpunan Media Sumbar bekerja sama dengan PLS (Penyala Literasi Sumbar), PPIPM-Indonesia (Pondok Puisi Inspirasi Pemikiran Masyarakat), dan PPIC (Poetry-Pen International Comunity), Sabtu (9/8/2025) di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Jalan Sudirman Padang.

Acara dibuka oleh Hj Harneli Mahyeldi dan dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar yang diwakili Kepala Museum Adityawarman, Dr Tuti Alawiyah, SE, SPd.I, MA.

Parade baca puisi diikuti para perempuan dari berbagai latar belakang, dengan orasi budaya oleh Prof Yenni Rozimela, MEd, PhD, Guru Besar FBS UNP sekaligus Direktur Pascasarjana UNP, bertema "Tantangan Padusi Minang di Era Digital".

Ketua Panitia Pelaksana, Isa Kurniawan menyampaikan bahwa kegiatan ini memeriahkan peringatan Kemerdekaan RI ke-80 sekaligus menularkan semangat berkesenian dan berkebudayaan di kalangan perempuan Minang.

“Ini bagian dari Gerakan Berkesenian dan Berkebudayaan (GBB) yang diusung Hamas. Upaya membangun peradaban dan memaksimalkan peran padusi Minang,” ujar Isa.

Harneli Mahyeldi mengapresiasi pelaksanaan acara ini. Ia menegaskan bahwa perempuan adalah tonggak negara.

Dalam adat Minang, padusi memegang posisi terhormat sebagai Limpapeh Rumah Nan Gadang dan Bundo Kanduang yang menjadi penopang keluarga dan kaumnya.

Ia juga mengimbau agar padusi Minang meneladani pahlawan perempuan dari Ranah Minang seperti Siti Manggopoh, Rahmah El Yunisiyah, Rohana Kudus, dan Rasuna Said.

Harneli kemudian menyerahkan penghargaan Limpapeh Achievement Award kepada empat tokoh perempuan Minang, yaitu Hj Nevi Zuairina (Politisi/Anggota DPR RI), Hj Emma Yohanna (Tokoh Masyarakat/Anggota DPD RI 2009–2024), Prof Dr Diana Kartika (Akademisi/Rektor Universitas Bung Hatta), dan Annisa Suci Ramadhani, SH, LLM (Bupati Dharmasraya).

Penghargaan diterima langsung oleh Emma Yohanna dan Prof Diana Kartika. Nevi Zuairina diwakili Tenaga Ahli-nya, Dasril, sementara Annisa Suci Ramadhani diwakili Kepala Dinas Budparpora Kabupaten Dharmasraya, Lasmita.

Isa mengatakan, penghargaan ini diberikan karena keempat tokoh dinilai telah mengangkat harkat dan martabat padusi Minang di tingkat masyarakat, bangsa, dan negara.

Usai penyerahan penghargaan, Emma Yohanna dan Prof Diana Kartika turut membacakan puisi yang memukau hadirin.

Penampilan mereka mendapat tepuk tangan meriah karena mampu menghayati setiap bait yang dibacakan.

Parade baca puisi dilanjutkan oleh belasan padusi dari berbagai profesi, mulai dari dosen, guru, aktivis, wartawati, hingga mahasiswi dan siswi.

Suasana di Aula Kantor Gubernur Sumbar dipenuhi semangat literasi dan penghargaan terhadap peran perempuan Minang dalam kebudayaan.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Limpapeh Achievement Award #Harneli Mahyeldi #tokoh perempuan Minang #penghargaan perempuan #Puisi Merah Putih #Padusi Baca Puisi #Isa Kurniawan