Kegiatan dibuka Kabiro Kesra Pemprov Sumbar, Edi Darma, yang hadir mewakili Gubernur Sumbar. Ia mengapresiasi upaya Holiday Travel dalam menjaga silaturahmi dan memperkuat aktivitas keagamaan di masyarakat.
Plt Kakanwil Kemenhaj Sumbar, Dr HM Rifki, memaparkan penguatan layanan umroh di daerah. Ia menyebut pola pemberangkatan umroh akan diarahkan menyerupai mekanisme keberangkatan haji.
“Mulai dari konsep pemusatan jemaah, pemanfaatan asrama haji sebagai tempat penginapan, hingga koordinasi lintas provinsi,” ujar Rifki.
Menurutnya, sistem terintegrasi ini diharapkan membentuk ekosistem penyelenggaraan umroh yang lebih tertata serta membuka peluang manfaat ekonomi bagi Sumatera Barat.
Rifki juga mengapresiasi pelaksanaan reuni jemaah umroh yang digagas Holiday Travel. Ia mendorong kegiatan serupa dilengkapi pembinaan berkelanjutan.
“Kegiatan seperti ini penting agar hubungan jemaah dengan penyelenggara tidak terputus setelah umroh,” katanya.
Direktur Utama Holiday Travel, Buya Zul Apendi, mengatakan tujuannya menggelar reuni akbar sekaligus tabligh akbar adalah momentum untuk menyampaikan keberadaan pihaknya kepada publik dalam mengelola pemberangkatan jemaah umroh ke tanah suci.
“Momentum ini sangat baik untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa Holiday Travel adalah travel urang awak, berada di kampung awak."
"Pengelola, pembimbing dan ustad-ustadnya urang awak. Insya Allah, memberikan pelayanan yang terbaik,” kata Buya Zul Apendi.
Ia mensyukuri sejak 2022, tahun pertama secara resmi memberangkatkan jemaah umroh, sampai sekarang mengalami peningkatan sampai lima kali lipat.
“Alhamdulillah, kemarin hampir 600 jemaah. Sampai lebih kurang 3000 orang sudah kita berangkatkan. Awal tahun 2026 ini Holiday Travel akan memberangkatkan rombongan ke-61,” jelasnya. (*)
Editor : Hendra Efison