Pertemuan tersebut dipandu oleh Zulmaida dan diawali dengan tausiah oleh Drs. Amir Syarifudin Datuk Mangkudun Sakti, yang juga merupakan Pembina Juang Kencana Tanahdatar.
Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dan kebersamaan sebagai modal utama dalam berorganisasi dan bermasyarakat.
“Silaturahmi mempererat hubungan antarsesama dan menjadi sumber kekuatan bagi organisasi. Dengan kebersamaan, Juang Kencana dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Amir Syarifudin.
Pembina Juang Kencana lainnya, Hernita Hasan, turut memberikan dorongan semangat agar anggota tetap kompak, solid, dan konsisten menjalankan kegiatan sosial serta mempererat silaturahmi antaranggota.
Ketua Juang Kencana Tanahdatar, Mustafa Akmal Datuk Sidi Ali, SH, MH, menjelaskan bahwa Juang Kencana merupakan organisasi yang beranggotakan para pensiunan dan pegawai yang pernah mengabdi di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), termasuk mereka yang bertugas di instansi atau lembaga yang berkaitan dengan program Keluarga Berencana (KB).
“Sekitar 75 persen anggota Juang Kencana saat ini sudah purna tugas, sementara 25 persen lainnya masih aktif bertugas. Namun semangat pengabdian dan kebersamaan tidak pernah pudar. Terbukti dalam silaturahmi ini hadir sekitar 30 orang,” kata Mustafa Akmal.
Dalam kesempatan itu, Bendahara Juang Kencana, Syamsiar, menyampaikan laporan keuangan organisasi.
Dia menjelaskan bahwa sumbangan anggota digunakan untuk kegiatan sosial, seperti menjenguk anggota yang sakit dan memberikan ucapan selamat berupa papan bunga bagi anggota yang memiliki acara pernikahan anak.
Para anggota yang hadir datang dari berbagai daerah, antara lain Padang, Bukittinggi, Padangpanjang, dan Lintau.
Meskipun banyak di antara mereka telah menetap di luar Tanahdatar setelah purna tugas, semangat untuk bersilaturahmi tetap tinggi.
Kegiatan ditutup pembacaan doa oleh H. Aidison Dt. Pengulu Sati, yang memohon keberkahan dan kesehatan bagi seluruh anggota serta mendoakan anggota Juang Kencana yang telah meninggal dunia.
Dalam pertemuan itu juga disepakati bahwa agenda berikutnya akan dilaksanakan dalam bentuk wisata dakwah ke objek wisata di Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Panorama Bukittinggi pada 7 Januari 2026 mendatang.(*)
Editor : Heri Sugiarto