Pernyataan itu disampaikannya ketika turnamen sepakbola terbesar yang digelar di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko itu tinggal 81 hari, dan laga pembuka Argentina melawan Aljazair digelar pada pada 16 Juni.
Scaloni menegaskan bahwa keputusan terkait keikutsertaan Messi sepenuhnya berada di tangan sang pemain.
"Saya ingin dia ada di sana (Piala Dunia 2026, red). Terserah dia untuk memutuskan. Dia berhak membuat keputusan itu dengan tenang. Kami tidak terburu-buru. Kami tahu apa pun yang dia putuskan akan menjadi yang terbaik untuk tim dan untuk dirinya sendiri. Kami berharap dia akan ada di sana," jelas Scaloni, dikutip dari ESPN.
Ia menyebut kondisi mental dan fisik Messi menjadi faktor utama dalam menentukan apakah pemain berusia 38 tahun itu akan tampil membela Argentina di turnamen tersebut.
Menurut Scaloni, dirinya akan berupaya semaksimal mungkin agar Messi tetap menjadi bagian dari skuad.
Ia juga menilai kehadiran Messi penting, tidak hanya bagi Argentina tetapi juga bagi publik sepak bola dunia. Namun, dia menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada pada Messi.
"Saya akan melakukan segala yang saya bisa untuk memastikan dia ada di di Piala Dunia 2026. Saya percaya bahwa, demi sepak bola, dia harus ada di sana. Bukan saya yang memutuskan. Itu terserah dia, kondisi mentalnya, kondisi fisiknya," imbuhnya.
Messi sebelumnya mencatatkan prestasi sebagai pemain terbaik saat Argentina menjuarai Piala Dunia 2022. Ia juga pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Argentina dengan total 115 gol.
Dalam waktu dekat, Scaloni memastikan Messi akan tampil dalam dua laga uji coba internasional melawan Mauritania pada 27 Maret dan Zambia pada 31 Maret.
Kedua pertandingan tersebut akan digelar di Stadion La Bombonera, markas Boca Juniors.
Meski demikian, Scaloni belum memastikan apakah Messi akan bermain sejak awal pertandingan. "Messi akan bermain di kedua pertandingan, tetapi kita akan lihat apakah dia akan bermain sejak awal," katanya.
Pertandingan Finalissima antara Argentina dan Spanyol yang semula dijadwalkan pada 27 Maret di Qatar dibatalkan akibat konflik di Timur Tengah. Sebagai gantinya, Argentina akan menjalani dua laga kandang yang disebut Scaloni sebagai kesempatan bagi publik untuk menyaksikan Messi secara langsung.
Dalam komposisi sementara, Scaloni memasukkan 30 pemain, termasuk 16 pemain yang menjadi bagian dari skuad juara Piala Dunia sebelumnya.
Beberapa nama baru juga masuk daftar, seperti Tomas Palacios, Gabriel Rojas, serta winger Benfica Gianluca Prestianni yang debut senior pada November lalu.
Scaloni menegaskan bahwa daftar pemain masih bersifat terbuka, tergantung kondisi kebugaran, cedera, dan performa masing-masing pemain.
Ia menekankan pentingnya kesiapan fisik dan kemampuan pemain dalam menghadapi turnamen besar tersebut.
Argentina dijadwalkan memulai perjuangan mempertahankan gelar pada 16 Juni melawan Aljazair, sebelum menghadapi Austria dan Yordania di Grup J.(*)