Pada kesempatan itu dihadiri oleh pimpinan kedua institusi yaitu Dr. Febri Yulika, S.Ag, M. Hum selaku Rektor ISI Padangpanjang, Oktariza selaku Area Head Bank Mandiri Area Padang, serta disaksikan oleh Dr. Iswandi, S.Pd., M, Pd selaku Wakil Rektor II ISI Padangpanjang, Ansie Mirsa Ferdiane selaku Branch Manager Cabang Panjang serta jajaran manajemen lainnya, dosen dan pegawai.
Penandatanganan perjanjian ini mencakup kerja sama strategis dalam hal distribusi payroll pegawai ISI Padangpanjang melalui sistem perbankan digital milik Bank Mandiri, serta perluasan akses terhadap produk dan layanan keuangan yang inovatif dan inklusif. Dengan kerja sama ini, seluruh pegawai ISI Padangpanjang, termasuk dosen, staf administrasi, dan tenaga kependidikan lainnya akan menerima payroll langsung melalui rekening Bank Mandiri dengan kemudahan akses 24/7 melalui Livin by Mandiri dan berbagai fasilitas keuangan lainnya.
”Melalui kerja sama ini, kami ingin menghadirkan sistem penggajian yang lebih efisien, cepat, dan transparan. Tidak hanya itu, kami juga ingin memastikan seluruh dosen dan pegawai ISI Padangpanjang mendapatkan akses yang lebih luas terhadap layanan keuangan modern yang mendukung kesejahteraan mereka,”
ujar Oktariza, selaku Area Head Bank Mandiri Area Padang dalam sambutannya.
Ia juga mengatakan kerja sama ini merupakan langkah strategis yang menggabungkan kapabilitas layanan keuangan Bank Mandiri dengan kebutuhan tata kelola institusi pendidikan tinggi. Beberapa layanan unggulan yang menjadi bagian dari kerja sama ini antara lain Mandiri Payroll Services, sistem penggajian digital yang aman, cepat, dan sesuai dengan peraturan perpajakan serta ketenagakerjaan.
”Mandiri Tabungan Payroll dengan fasilitas bunga kompetitif dan fitur tambahan seperti potongan biaya administrasi. Akses ke produk pembiayaan konsumtif dan produktif, seperti Kredit Serbaguna Mandiri (KSM), Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dengan bunga khusus. Fasilitas kartu kredit Mandiri dengan berbagai promo menarik di merchant terpilih. Program literasi keuangan dan pelatihan perencanaan keuangan pribadi, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan edukasi berkelanjutan.
Ia melanjutkan Bank Mandiri juga akan menyediakan layanan perbankan langsung di lingkungan kampus melalui layanan Mandiri Smart Campus, mesin EDC, serta dukungan untuk digitalisasi pembayaran di lingkungan ISI, seperti kantin, koperasi, dan layanan publik kampus lainnya.
Bank Mandiri melalui Area Padang menyatakan kerja sama ini bukan hanya bersifat transaksional, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang Bank Mandiri dalam memperkuat ekosistem digital dan inklusi keuangan di sektor pendidikan.
”Kami percaya, pendidikan yang berkualitas harus didukung dengan sistem keuangan yang kuat dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kami akan terus hadir dengan solusi-solusi yang relevan untuk dunia kampus, termasuk program digitalisasi kampus, cashless society, dan pelatihan literasi digital keuangan bagi dosen dan mahasiswa,” tambah Oktariza.
Sementara itu Rektor ISI Padangpanjang, Dr. Febri Yulika, S.Ag, M. Hum dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama ini, yang diyakini akan memperkuat sistem pelayanan internal kampus sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keamanan pegawai dalam mengakses hak-hak keuangannya.
Ia juga mengatakan pihak kampus juga menyampaikan harapan agar ke depan, Bank Mandiri dapat terlibat dalam program pengembangan karier mahasiswa, dukungan sponsor untuk kegiatan seni dan budaya, serta kontribusi dalam skema pendanaan pendidikan seperti beasiswa, inkubasi UMKM mahasiswa, dan pembiayaan karya kreatif.
Dengan ditandatanganinya perjanjian kerja sama ini, Bank Mandiri dan ISI Padangpanjang berharap akan terbentuk hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan dan mampu mendorong pertumbuhan kualitas layanan publik di sektor pendidikan tinggi. Kerja sama ini juga diharapkan dapat menjadi model kolaborasi ideal antara institusi keuangan dan institusi pendidikan di wilayah Sumatera Barat, khususnya dalam mendukung target transformasi digital nasional. (*)
Editor : Eri Mardinal