Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Cut Off Demi Kesehatan Mental: Ini Cara Cerdas Putuskan Hubungan dengan Penuh Kesadaran

Wanda Andita Putri • Sabtu, 14 Desember 2024 | 13:02 WIB

Ilustrasi kesehatan mental.
Ilustrasi kesehatan mental.
PADEK.JAWAPOS.COM--Kamu pasti sudah tidak asing dengan istilah “cut off” atau memutuskan hubungan, baik dengan teman, rekan kerja, ataupun pasangan. Mungkin, kamu pernah melakukannya atau sekadar berniat untuk memulainya.

Tidak sedikit orang merasa bahwa cut off atau memutuskan hubungan dengan seseorang bukanlah hal yang mudah, tetapi terkadang itu perlu dilakukan demi kesejahteraan diri.

Baik itu pertemanan yang toxic, hubungan yang menguras emosi, atau bahkan hubungan keluarga yang terlalu membeban.

Proses ini akan penuh dengan pergolakan emosi, rasa bersalah, dan keraguan. Pertanyaan, seperti “apakah aku melakukan hal yang benar?” atau “apakah mereka akan membenciku selamanya?” mungkin sering kali muncul di benakmu.

Namun, meskipun sulit melepaskan sering kali menjadi pilihan terbaik untuk kesehatan mentalmu. 

Dalam psikologi, proses ini dikenal sebagai “cut off” atau memutuskan hubungan dan dianggap penting untuk menjaga keseimbangan emosional.

Bila kamu kebingungan cara untuk melakukannya, berikut beberapa cara yang bisa kamu terapkan, seperti yang dikutip dari laman e Not Alone pada Sabtu (14/12/2024).

1. Pilih Waktu dan Tempat yang Tepat

Waktu yang kamu pilih untuk berbicara sangat memengaruhi bagaimana percakapan berlangsung.

Pilihlah tempat dan waktu yang netral, aman, dan mendukung suasana hatimu. Hindai lokasi yang penuh kenangan bersama karena ini bisa memperburuk emosi.

2. Jelaskan dengan Singkat

Saat ingin melakukan “cut off” atau memutus hubungan, penjelasan sering kali diperlukan, tetapi tidak perlu terlalu panjang dan lebar.

Sampaikan alasanmu dengan jelas dan singkat. Hindari pembahasan mendalam yang dapat memicu perdebatan panjang. 

Misalnya, cukup katakan, “Saya merasa hubungan ini tidak sehat lagi untuk saya, jadi daya perlu menjaga jarak”.

3. Dengarkan, tetapi Tetap Teguh

Mendengarkan penting, tetapi kamu tetap fokus pada keputusanmu. Jangan biarkan rasa bersalah atau emosi mengubah pendirianmu. Hal ini merupakan keseimbangan antara empati dan menjaga kesehatan diri.

4. Percaya pada Keputusanmu

Keraguan sering muncul setelah memutus hubungan, tetapi penting untuk percaya pada keputusan yang kamu buat.

Ingat, kamu telah memutuskan ini demi kebaikan diri sendiri. Percayalah, bahwa kamu pantas mendapatkan kedamaian dan hubungan yang sehat.

5. Menciptakan Jarak Fisik dan Emosional

Jarak fisik membantu mempertegas keputusanmu, sementara jarak emosional memungkinkan kamu untuk tidak lagi terikat secara mental. Kamu bisa memulainya dengan membatasi respons terhadap pesan mereka.

6. Atasi Reaksi Negatif dengan Blokir Media Sosial

Jika orang kamu tinggalkan tidak menghormati keputusanmu, jangan ragu untuk memblokir kontak mereka.

Ini bukan tindakan kekanak-kanakan, melainkan cara untuk melindungi kesehatan mentalmu. (*)

Editor : Adetio Purtama
#Cut Off #pertemanan toxic #putus hubungan #kesehatan mental