Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kuota Program Magang Fresh Graduate Jadi 100.000, Ini Jadwal Tahap 2 & Syaratnya

Heri Sugiarto • Senin, 20 Oktober 2025 | 14:21 WIB

Menko Airlangga Hartarto saat peluncuran Program BLT Kesejahteraan Rakyat dan Program Magang Lulusan Perguruan Tinggi, di Kantor Pos Indonesia Cabang Cikini, Jumat (17/10/2025). (Foto: Humas)
Menko Airlangga Hartarto saat peluncuran Program BLT Kesejahteraan Rakyat dan Program Magang Lulusan Perguruan Tinggi, di Kantor Pos Indonesia Cabang Cikini, Jumat (17/10/2025). (Foto: Humas)
PADEK.JAWAPOS.COM-Pemerintah akan membuka pendaftaran Program Magang Lulusan Perguruan Tinggi Gelombang II pada November 2025 dengan kuota 80.000 peserta. Program ini merupakan lanjutan dari gelombang pertama yang diikuti 20.000 peserta dan mulai dilaksanakan pada 20 Oktober 2025. Totalnya jadi 100.000.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa program ini diperuntukkan bagi lulusan baru agar memperoleh pengalaman kerja di dunia usaha, industri, BUMN, lembaga pemerintah, serta sektor perbankan.

“Program ini diharapkan dapat mendorong penciptaan lapangan kerja produktif di berbagai sektor,” ujar Airlangga di Jakarta, Jumat (17/10).

Setiap peserta akan menerima uang saku bulanan setara upah minimum daerah (UMK) serta perlindungan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dan Jaminan Kematian (JKM). Manfaat tersebut diberikan penuh tanpa potongan dari uang saku yang disalurkan pemerintah.

Hingga pertengahan Oktober 2025, tercatat 1.668 perusahaan telah mendaftar dengan total 26.181 posisi magang dan 156.159 pelamar tahap 1.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan bahwa Batch II Program Magang Nasional akan dimulai pada 17 November 2025. Seleksi dan penentuan kelulusan dilakukan langsung oleh perusahaan penerima magang.

“Bagi peserta yang belum lolos seleksi pada batch pertama, masih terbuka kesempatan pada batch berikutnya dengan tambahan 80.000 lowongan magang baru,” kata Yassierli.

Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menutup pendaftaran Program Pemagangan Nasional 2025 Batch I pada 15 Oktober 2025. Berdasarkan Permenaker No.8 Tahun 2025, program ini diperuntukkan bagi lulusan Diploma (D1–D4) dan Sarjana (S1) yang lulus maksimal satu tahun terakhir sebelum mendaftar melalui platform MagangHub.Kemnaker.go.id. Yakni terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan mulai 1 Oktober 2024 hingga 30 September 2025.

Peserta magang hanya dapat mengikuti program sebanyak satu kali. “Sejak program ini dibuka, animo masyarakat dan dunia usaha sangat tinggi. Program pemagangan menjadi sarana efektif dalam menyiapkan tenaga kerja terampil,” ujar Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Kamis (16/10).

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi menambahkan, pelaksanaan magang gelombang pertama berlangsung pada 20 Oktober 2025–19 April 2026. Selama enam bulan masa pemagangan, peserta akan menerima uang saku setara upah minimum yang dibayarkan pemerintah melalui bank-bank Himbara (BNI, BRI, BTN, Mandiri, dan BSI).

Peserta juga mendapatkan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek), pendampingan mentor dari perusahaan, serta sertifikat resmi setelah menyelesaikan program.

Program ini melibatkan berbagai sektor strategis, antara lain industri kreatif dan digital, komunikasi dan informasi, makanan dan minuman, sektor publik, manufaktur, pariwisata, logistik, transportasi, pertanian, dan jasa lainnya.

Perusahaan penyelenggara wajib terdaftar dalam Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP) di akun SIAPkerja Kemnaker, serta melakukan proses rekrutmen dan validasi calon peserta sebelum pelaksanaan pemagangan.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#program magang lulusan perguruan tinggi #fresh graduate #Yassierli #magang nasional gelombang 2 #Magang Nasional #airlangga hartarto