Menurut laporan dari Badan Meteorologi Pusat Taiwan (CWA), pusat gempa terletak di laut, sekitar 8,5 kilometer tenggara dari Balai Kabupaten Hualien, dengan kedalaman 23,9 km.
Intensitas gempa, yang mengukur dampak nyata dari kejadian seismik, tercatat paling tinggi di Hualien dan beberapa bagian Kabupaten Nantou, dengan nilai 4.
Sementara itu, di beberapa bagian Kabupaten Yilan, Taichung, dan Changhua, gempa tersebut tercatat dengan intensitas 3.
Guncangan gempa juga dirasakan hingga ke ibu kota Taipei, dan menyebabkan gedung-gedung bergetar.
Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan atau korban luka akibat gempa tersebut.
"Menurut CWA, gempa ini merupakan gempa susulan dari gempa berkekuatan magnitudo 7,2 yang mengguncang wilayah Hualien pada 3 April 2024," tulis Focus Taiwan.
Gempa besar pada April tersebut menjadi yang terbesar melanda Taiwan dalam 25 tahun terakhir, menewaskan sembilan orang dan melukai lebih dari 900 lainnya, serta menyebabkan ribuan gempa susulan.
Taiwan, yang terletak di dekat pertemuan dua lempeng tektonik, memang rentan terhadap aktivitas gempa.
Negara ini telah mengalami beberapa gempa besar dalam beberapa dekade terakhir.
Pada tahun 2016, lebih dari 100 orang tewas dalam gempa di Taiwan selatan, sementara gempa berkekuatan magnitudo 7,3 yang terjadi pada tahun 1999 menewaskan lebih dari 2.000 orang.
CWA mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan adanya gempa susulan lainnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto