Keadaan ini membuat tujuan pembelajaran yang hendak dicapai jadi terganggu. Diperlukan antisipasi oleh guru dengan melakukan kegiatan pembelajaran yang menarik dan dapat menghilangkan kejenuhan peserta didik.
Kegiatan yang dapat dilakukan guru untuk meghilangkan kejenuhan banyak sekali di antaranya ice breaking, nyanyi-nyanyian yang menarik, dan membuat games dengan bantuan teknologi. Kemajuan teknologi sangat pesat saat ini.
Kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan agar pembelajran menjadi menarik. Kemajuan teknologi juga dapat dimanfaatkan oleh guru dengan mebuat media pembelajaran interaktif sesuai dengan perkembangan zaman.
Sebagai seorang pendidik, guru dituntut kreatif dan inovatif dalam membuat media pembelajaran sesuai dengan kodrat zamannya peserta didik. Sesuai dengan filosofi yang diberikan oleh Ki Hajar Dewantara bahwasanya pendidikan secara umum adalah tuntunan bukan tuntutan.
Artinya pendidikan menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang sebesar-besarnya.
Maksud dari hal tersebut, guru sebagai pendidik memberikan tuntunan sesuai kodrat zaman, guru sesuaikan degan perkembangn saat ini. Dimana sudah sangat berkembang berbagai hal yang bisa guru gunakan sebagai media edukasi dalam pembelajaran.
Salah satu media pembelajaran yang sesuai dengan zamannya peserta didik sekarang adalah wordwall. Wordwall adalah aplikasi berbasis website yang merupakan bagian pembelajaran interaktif yang sangat dibutuhkan oleh guru untuk membantu menginformasikan pengetahuan dengan cara yang menarik.
Peserta didik semakin semangat dan fokus dalam pembelajaran.
Wordwall memiliki berbagai fitur di dalamnya yang bisa dipilih dan digunakan oleh guru sebagai media pembelajaran interaktif. Sebagai contoh, saya menggunakan template kuis, anagram, buka kotak, dan mencari kata.
Template yang disediakan ada 18 macam. Tergantung guru mau menggunakan yang mana. Saya menggunakan yang mudah dan menarik saat ini. Cara penggunaannya juga sangat mudah, mulai dengan klik mendaftar dengan akun lalu pilih yang mana yang akan guru gunakan.
Intinya mau mencoba dan memulai. Penggunaan pertama alias gratis, hanya diberi 5 slot untuk game aktivitas yang dibuat, namun guru bisa mengganti satu game ke game yang lain dengan sekali klik. Permainan yang dimaksud di sini adalah permainan yang disesuiakan dengan materi pelajaran hari itu.
Sebagai contoh, saya menggunakan wordwall dalam pembelajaran pecahan dan dongeng jenjang Sekolah Dasar kelas 2. Diawali dengan memberikan semangat dengan menggunakan game menemukan kata.
Dalam menemukan kata di sini saya merefleksikan pagi hari mereka dengan menemukan kata perasaan, artinya apa yang mereka rasakan hari ini. Seperti senang, gembira, bahagia, syukur, semangat, sedih, sakit, dan sebagainya. Saya membuat 10 kata saja, saya sesuaikan dengan banyak peserta didik.
Selanjutnya guru masuk dengan pemutaran video dongeng. Setelah itu penggunaan pembelajaran interaktif wordwall kuis. Peserta didik menjawab pertanyaan di layar dengan menyentuh layar yang berisi jawaban yang disediakan. Layar yang disentuh akan membuka jawaban.
Jika benar maka akan ke luar tanda benar. Jika salah akan ke luar tanda salah. Jadi, peserta didik memahami dengan baik jawaban yang diberikan. Guru bisa memotivasi peserta didik agar lebih fokus dan konsentrasi dalam mengamati dan mendengar materi.
Peserta didik akan lebih fokus karena guru bisa menyuguhkan dengan tampilan layar yang menarik sesuai yang ada dalam aplikasi tersebut. Setelah memilih jawaban dan mengetahui hasilnya. Guru lanjut dengan kuis lain yang menarik.
Ada skor dan waktu yang diberikan untuk menjawab pertanyaan. Di sinila guru bisa memberikan motivasi yang baik pada peserta didik agar lebih konsentrasi. Marilah guru bersama-sama membuat pembelajaran yang menarik menggunakan teknologi.
Saya menyarankan guru menggunakan media pembelajaran wordwall di kelas masing-masig. Pembelajaran yang menyenangkan akan membuat siswa merasakan pembelajaran bermakna karena mereka mengalami langsung. Mari semngat menjadi guru yang melek akan perkembangan teknologi. (Elmi Yanti, S.Pd, GURU UPT SDN 12 PANINJAUAN)
Editor : Novitri Selvia