Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Dua Luka Serius Akibat Rem Blong di Jalan Ekstrem Kayu Kolek Limapuluh Kota

Arfidel Ilham • Sabtu, 3 Mei 2025 | 13:37 WIB

 

Warga sekitar jalan ekstrem Kayu Kolek di Nagari Sikabu-kabu Tanjuang Haro Padang Panjang, Kecamatan Luak, berkerumun usai terjadinya kecelakaan.
Warga sekitar jalan ekstrem Kayu Kolek di Nagari Sikabu-kabu Tanjuang Haro Padang Panjang, Kecamatan Luak, berkerumun usai terjadinya kecelakaan.
PADEK.JAWAPOS.COM—Jalan ekstrem Kayu Kolek di Nagari Sikabu-kabu Tanjuang Haro Padang Panjang, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota, kembali memakan korban.

Kali ini, dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor mengalami luka serius akibat kecelakaan yang terjadi pada Jumat petang (2/4/2025) sekitar pukul 18.20 WIB.

Menurut keterangan saksi mata, Sukar Datuak Marajo Kayo, sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai korban diduga mengalami rem blong saat melaju di turunan curam kawasan Tanah Sirah, Jorong Sikabu-kabu.

“Rem blong, motor meluncur kencang dan tak terkendali. Kedua korban terluka parah, tapi masih dalam kondisi sadar saat dibawa ke rumah sakit. Sepertinya mereka suami istri dari Balai Jariang, Kota Payakumbuh, yang sedang jalan-jalan sore,” terang Sukar.

Kawasan Rawan Kecelakaan

Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan yang terjadi di kawasan tersebut. Sebelumnya, kecelakaan akibat rem blong di jalan yang sama pernah menyebabkan korban jiwa. Selain itu, dua remaja perempuan juga pernah terjatuh ke sawah usai kehilangan kendali, meski hanya mengalami luka ringan.

Ilham, salah seorang warga, menyebut bahwa kondisi geografis jalan Kayu Kolek memang sangat berbahaya. "Jalan di sini panjang, menurun, dan curam. Banyak kendaraan, terutama sepeda motor, kesulitan saat melewati, apalagi motor matic,” ujarnya.

Tatam, warga lainnya, juga menekankan pentingnya kehati-hatian, khususnya bagi pengguna motor matic. “Motor matic tidak memiliki engine brake sekuat motor manual, jadi sangat bergantung pada rem. Kalau rem blong, sangat berbahaya.”

Warga meminta pemerintah setempat untuk segera melakukan pengecekan dan penanganan teknis di jalan Kayu Kolek, termasuk memasang rambu peringatan tambahan dan menyediakan jalur pelambat (escape lane) bagi kendaraan yang mengalami kendala teknis.

“Perlu perhatian serius, karena jalan ini rawan sekali. Apalagi sering dipakai warga untuk wisata atau aktivitas harian,” kata Sukar.(fdl)

Editor : Hendra Efison
#Dua Luka Serius #Akibat Rem Blong #Jalan Ekstrem Kayu Kolek Limapuluh Kota