Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Jamaah Kloter 05 Mendarat, Pemulangan Haji Bengkulu Tuntas

Rommy Delfiano • Rabu, 10 Juni 2026 | 08:00 WIB
Jamaah haji Kloter 05 Debarkasi Padang saat tiba di BIM, Padangpariaman, Senin (8/6) malam. (DOK KEMENHAJ SUMBAR)
Jamaah haji Kloter 05 Debarkasi Padang saat tiba di BIM, Padangpariaman, Senin (8/6) malam. (DOK KEMENHAJ SUMBAR)

PADEK.JAWAPOS.COM - Kedatangan Kelompok Terbang (Kloter) 05 Debarkasi Padang menjadi penanda berakhirnya proses pemulangan seluruh jemaah haji asal Provinsi Bengkulu pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi yang diberangkatkan melalui Embarkasi Padang.

Sebanyak 392 jamaah dan petugas haji yang tergabung dalam Kloter 05 Debarkasi­ Padang (PDG 05) tiba dengan selamat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Senin (8/6) pukul 23.39 menggunakan pesawat Garuda Indonesia Boeing 777.

Kedatangan para jamaah disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Su­ma­tera Barat, M. Rifki, bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Bengkulu, Intihan, serta jajaran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debar­kasi­ Padang dan Bengkulu.

M Rifki menjelaskan bahwa Kloter 05 merupakan ga­bungan jamaah asal Kabupaten Padangpariaman dan Provinsi Bengkulu.

“Total jamaah yang mendarat malam ini berjumlah 392 orang. Sebanyak 226 orang berasal dari Kabupaten Padangpariaman dan 166 ora­ng berasal dari Provinsi Bengkulu,” ujar Rifki.

Ia menyebutkan, jumlah tersebut berkurang satu orang dibandingkan saat keberangkatan dari Tanah Air. Semula, Kloter 05 berjumlah 393 orang, namun satu jamaah asal Bengkulu harus menjalani mutasi keluar klo­te­r karena mengalami gangguan kesehatan.

“Ada satu jamaah asal Be­ngkulu yang harus mutasi keluar kloter karena sakit sehingga kepulangannya ditunda untuk menjalani pera­wa­tan di Arab Saudi,” katanya.

Jamaah yang masih menjalani perawatan tersebut diketahui bernama Kasmid Kasan, 81, warga Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu.

Menurut Rifki, jemaah tersebut akan dipulangkan bersama kloter berikutnya setelah kondisi kesehatannya membaik dan dinyatakan layak melakukan perjalanan udara.

“Kita doakan semoga jamaah yang sedang sakit segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali ke Tanah Air berkumpul bersama keluarga,” ujarnya.

Rifki juga menjelaskan bahwa jamaah asal Kabupaten Padangpariaman tidak langsung kembali ke daerah setibanya di BIM. Mereka terlebih dahulu diberangkatkan menuju Asrama Haji Padang untuk mengikuti prosesi pe­nyambutan dan serah terima kepada pemerintah daerah.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Bengkulu, Intihan, menyampaikan apre­siasi­ kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan embarkasi dan debar­kasi­ haji tahun ini.

Menurutnya, sinergi an­tara pemerintah daerah, Kementerian Haji dan Umrah, serta seluruh unsur pelayanan haji menjadi faktor pen­ting dalam kelancaran pro­ses pemberangkatan hingga pemulangan jamaah.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja sama dan pelayanan yang diberikan oleh seluruh jajaran Embar­kasi dan Debarkasi Padang. Alhamdulillah seluruh pro­ses berjalan dengan baik dan jamaah dapat kembali ke Tanah Air dengan lancar,” kata Intihan.

Ia juga mengingatkan pa­ra jamaah untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan setelah kembali ke kampung halaman.

“Apabila merasakan ga­ng­guan kesehatan setelah tiba di daerah masing-ma­sing, kami mengimbau ja­maah segera memeriksakan diri ke rumah sakit, puskesmas, atau fasilitas kesehatan terdekat,” ujarnya.

Dengan tibanya Kloter 05, seluruh jamaah haji asal Provinsi Bengkulu yang dibe­rangkatkan melalui Embar­kasi Padang telah kembali ke Indonesia. Sebelum melanjutkan perjalanan me­nuju Bengkulu, para jemaah transit di ruang tunggu bandara sambil menikmati hi­dangan khas Padang.

Selanjutnya, jamaah asal Bengkulu dijadwalkan me­lanjutkan penerbangan me­ng­gunakan Lion Air pada Selasa (9/6) pukul 04.15.

Pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, Embarkasi Padang memberangkatkan 5.374 jemaah dan petugas haji, terdiri atas 3.989 jamaah asal Sumatera Barat, 1.354 jamaah asal Bengkulu, 41 petugas kloter Sumatera Barat, dan 13 petugas kloter Bengkulu.

Hingga kedatangan Klo­ter­ 05, tercatat sebanyak 1.951 jemaah dan petugas Debarkasi Padang telah kembali ke Indonesia. Proses pemulangan ja­maah haji melalui Debar­kasi­ Padang akan terus berla­ngsung hingga seluruh klo­ter­ tiba di Tanah Air sesuai jadwa­l yang telah ditetapkan. (rdo)

 

Editor : Adriyanto Syafril
#debarkasi Padang #Haji 2026 #jamaah haji