“Hari ini kami mengundang berbagai pihak untuk menyinkronkan seluruh kebijakan dan instrumen keuangan, baik yang ada di APBN maupun dari kebijakan Bank Indonesia, melalui mekanisme makroprudensial atau instrumen lain yang dapat dilakukan oleh Bank Indonesia untuk mendukung sektor perumahan,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (19/2).
Hadir dalam kesempatan tersebut Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, serta Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
Menkeu menjelaskan bahwa pemerintah telah mengalokasikan dukungan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui Undang-Undang APBN 2025, yang mencakup penyediaan 220 ribu rumah.
“Sebanyak Rp18 triliun telah dialokasikan dalam bentuk Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk fasilitas likuiditas. Dana ini dikombinasikan dengan Penyertaan Modal Negara (PMN) di PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) guna mendukung 220 ribu MBR dengan suku bunga pinjaman hanya 5 persen selama 20 tahun,” kata Sri Mulyani.
Menkeu menegaskan bahwa pemerintah akan terus mencari instrumen keuangan tambahan untuk mencapai target Program 3 Juta Rumah, yang akan dibahas lebih lanjut dengan kementerian dan lembaga terkait.
“Pak Ara (Menteri PKP, red) memiliki target lebih tinggi, dan kita mendukungnya dengan mencari berbagai instrumen yang akan kita ikhtiarkan. Sejumlah solusi telah ditemukan dan akan difinalkan oleh tim teknis dari Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN, dan Bank Indonesia,” jelasnya.
Selain itu, pemerintah juga memiliki instrumen lain seperti program perbaikan rumah bagi masyarakat serta skema bantuan uang muka.
“Semua ini ada dalam APBN dan akan terus dievaluasi, bahkan skalanya bisa ditingkatkan. Kami bersama Bank Indonesia dan sektor perbankan, terutama Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di bawah Pak Erick, terus mengkaji bagaimana mendukung sisi suplai dari produsen rumah serta sisi demand dari masyarakat berpenghasilan rendah,” pungkas Sri Mulyani.(*)
Editor : Heri Sugiarto