Blaugrana mendominasi pertandingan sejak awal hingga akhir, dan sudah memastikan kemenangan mereka sebelum turun minum.
Robert Lewandowski menjadi bintang dengan dua golnya pada menit ke-8 dan ke-51. Raphinha menambah keunggulan di menit ke-34, diikuti oleh Inigo Martínez yang mencetak gol ketiga Barcelona pada menit ke-37.
Gol kelima Barcelona terjadi melalui gol bunuh diri Mohamed Camara di menit ke-81, melengkapi kemenangan telak tim Catalan.
Pelatih Hansi Flick melihat timnya kembali ke jalur kemenangan dengan performa impresif. Tapi, ia masih melihat ada ruang yang harus diperbaiki.
“Kami harus memulai pertandingan dengan lebih kuat. Lebih dinamis secara keseluruhan. Permainan kami semakin baik seiring berjalannya waktu,” ujar Flick kepada Movistar.
Raphinha terpilih sebagai MVP berkat penampilannya yang impresif. Namun Flick menekankan pentingnya kerja tim dalam kemenangan ini.
“Raphinha bermain sangat baik. Namun kita tidak bisa hanya membicarakan satu pemain. Penting untuk bermain sebagai tim. Raphinha hanya bisa bermain bagus jika rekan-rekannya juga tampil baik,” tambah Flick.
Selain itu, Flick menjelaskan alasan perubahan dalam susunan pemainnya, termasuk memberikan Pedri waktu istirahat dan keputusan untuk memasukkan Ansu Fati di awal babak kedua.
Dengan kemenangan besar ini, Barcelona tidak hanya mengamankan tiga poin pertama, tetapi juga memperbaiki selisih gol yang bisa menjadi penting di fase grup format baru Liga Champions ini.
Setelah kemenangan ini, para pemain Barcelona diberi dua hari istirahat sebelum kembali mempersiapkan diri menghadapi Alaves di pertandingan berikutnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto