Dua gol Jean-Philippe Mateta di babak kedua memastikan kemenangan tim tamu di Old Trafford, Minggu malam WIB (2/2).
Tim asuhan Ruben Amorim sebenarnya sedang dalam tren positif setelah meraih tiga kemenangan beruntun atas Rangers, Fulham, dan FCSB.
Tapi, performa inkonsisten mereka di liga kembali terlihat saat menghadapi Palace.
Jalannya Pertandingan dan Klasemen
Setan Merah tampil dominan dalam penguasaan bola, tapi gagal memanfaatkan peluang. Crystal Palace justru lebih efektif melalukan serangan balik.
Gol pertama lahir pada menit ke-64 ketika sundulan Maxence Lacroix membentur mistar gawang. Mateta dengan cepat menyambar bola pantul untuk membawa Palace unggul 1-0.
Di pengujung laga, Palace menggandakan keunggulan melalui skema serangan balik cepat. Munoz berhasil lepas dari jebakan offside dan memberikan umpan matang kepada Mateta, yang tanpa kesulitan mencetak gol keduanya pada menit ke-90.
Kekalahan ini membuat Manchester United turun ke peringkat 13 dengan 29 poin dari 24 pertandingan. Sementara Crystal Palace naik ke posisi 12 dengan 30 poin, terpaut empat angka dari paruh atas klasemen.
Selain hasil buruk, United juga harus menghadapi masalah lain. Bek andalannya, Lisandro Martínez, tampaknya mengalami cedera serius yang bisa membuatnya absen lama.
Hasil laga ini memperpanjang catatan buruk Manchester United saat menghadapi Palace di Old Trafford.
Bagi pelatih United, Ruben Amorim, ini adalah kekalahan kelima dalam tujuh pertandingan papan atas yang ia jalani di Old Trafford.
Sementara itu, bagi Setan Merah, ini kekalahan ketujuh dalam 13 laga liga kandang musim ini—jumlah terbanyak sejak musim 1893-94.
Faktanya, sejak awal musim lalu, hanya Wolverhampton Wanderers (16) yang mengalami lebih banyak kekalahan di kandang sendiri dibandingkan Manchester United (13) di Liga Primer.
“Hasilnya sungguh buruk. Performanya sedikit lebih baik dibanding pertandingan terakhir,” ujar Amorim kepada Sky Sports. "Kami kebobolan dua gol yang sebenarnya bisa kami hindari," imbuhnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto