PADEK.JAWAPOS.COM — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya akan menggelar kompetisi sepak bola antar klub nagari bertajuk Dharmasraya Champions League (DCL) mulai 6 Juni 2026 dengan melibatkan 52 klub dan total 160 pertandingan di delapan zona.
Ajang yang disebut sebagai tarkam terbesar di Sumbar itu menjadi program unggulan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani bersama Wakil Bupati Leli Arni untuk membangkitkan semangat olahraga, mempererat persatuan masyarakat nagari, sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.
Kompetisi akan berlangsung setiap akhir pekan dengan sistem penyisihan grup di delapan zona pertandingan. Setiap tim akan saling berhadapan untuk memperebutkan posisi juara dan runner-up grup sebelum melaju ke babak 16 besar dengan sistem gugur hingga final.
Laga final dijadwalkan berlangsung di Sport Center Koto Padang, Kecamatan Koto Baru.
Baca Juga: Baznas Pessel, Target 100 Unit Rumah Dibangun
Kepala Dinas Budaya, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dharmasraya, Reno Lazuardi, mengatakan pembukaan DCL 2026 akan digelar pada Sabtu, 6 Juni 2026 pukul 16.00 WIB di GOR Dharmasraya.
“Opening ceremony akan ditandai laga pembuka antara Siguntur FC melawan PSGM Gunung Medan. Jadwal sedikit bergeser untuk mematangkan persiapan,” ujarnya.
Selain pertandingan sepak bola, pembukaan juga akan dimeriahkan penampilan artis Minang Kintani dan terbuka gratis untuk masyarakat.
Baca Juga: Gudang Kayu dan Barang Bekas di Kuranji Terbakar, Kerugian Capai Rp50 Juta
Pemerintah daerah juga menyiapkan bazaar UMKM, live music, dan kegiatan Car Free Day yang digelar pada 6–7 Juni 2026 di kawasan Gelanggang Olahraga Dharmasraya.
Menurut pemerintah daerah, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda agar aktif dalam kegiatan positif, menjunjung sportivitas, serta menjauhkan diri dari penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja.
Pemkab Dharmasraya berharap kehadiran ribuan penonton selama kompetisi berlangsung mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM, pedagang kecil, dan sektor jasa di sekitar lokasi pertandingan.(*)
Editor : Hendra Efison