PADEK.JAWAPOS.COM – Babak semifinal UEFA European Under-19 Championship (EURO U-19) 2026 akan digelar pada Rabu (8/7) malam WIB hingga Kamis (9/7) dini hari WIB di Wales. Empat tim yang tersisa, yakni Spanyol, Kroasia, Ukraina, dan Jerman, akan bersaing memperebutkan dua tiket menuju partai final.
Semifinal pertama mempertemukan Spanyol U-19 melawan Kroasia U-19 pada Rabu, 8 Juli 2026 pukul 22.30 WIB di Stadion Central Park, Denbigh. Sementara itu, Ukraina U-19 menghadapi Jerman U-19 pada Kamis, 9 Juli 2026 pukul 01.00 WIB di STōK Cae Ras, Wrexham.
Pemenang kedua pertandingan yang disiarkan di UEFA TV itu akan bertemu pada final yang dijadwalkan berlangsung Sabtu, 11 Juli 2026, di STōK Cae Ras, Wrexham.
Jadwal Semifinal EURO U-19 2026
Rabu, 8 Juli 2026
Spanyol U-19 vs Kroasia U-19
-
Pukul 22.30 WIB
-
Stadion Central Park, Denbigh, Wales
- Link live streaming
Kamis, 9 Juli 2026
Ukraina U-19 vs Jerman U-19
-
Pukul 01.00 WIB
-
STōK Cae Ras, Wrexham, Wales
- Link live streaming
Spanyol Bidik Rekor Baru dan Final Beruntun
Spanyol menjadi favorit kuat setelah tampil sempurna sejak babak kualifikasi hingga putaran final.
Sebagai unggulan utama, La Rojita langsung tampil pada Elite Round dan memenangi Grup 7 dengan mengalahkan Slovenia 4-0, Finlandia 4-0, dan Belanda 3-0.
Dominasi tersebut berlanjut di putaran final. Spanyol menyapu bersih Grup A melalui kemenangan 7-0 atas Wales, 3-0 atas Denmark, dan 4-0 atas Jerman tanpa sekalipun kebobolan.
Hasil itu memastikan Spanyol lolos ke semifinal bahkan sebelum laga terakhir fase grup dimainkan.
Striker Morante menjadi top skor Spanyol di putaran final dengan empat gol. Sementara itu, Morante dan Hugo López sama-sama telah mengoleksi lima gol jika digabungkan dengan babak kualifikasi.
Semifinal ke-13, Rekor Baru EURO U-19
Keberhasilan menembus empat besar membuat Spanyol mencatat sejarah baru.
Ini menjadi semifinal ke-13 Spanyol di ajang EURO U-19, terbanyak sepanjang sejarah kompetisi dan melewati rekor Prancis yang sebelumnya sama-sama mengoleksi 12 penampilan semifinal.
Dari 12 semifinal sebelumnya, Spanyol membukukan 10 kemenangan dan hanya dua kali kalah.
La Rojita juga masih berstatus sebagai tim tersukses sepanjang sejarah EURO U-19 dengan sembilan gelar juara, yakni pada 2002, 2004, 2006, 2007, 2011, 2012, 2015, 2019, dan 2024.
Musim lalu, Spanyol kembali mencapai final sebelum harus puas menjadi runner-up.
Kroasia Ukir Prestasi Setelah Satu Dekade
Di sisi lain, Kroasia menciptakan pencapaian penting dengan kembali tampil di putaran final EURO U-19 setelah absen selama 10 tahun.
Mereka lolos ke semifinal sebagai runner-up Grup B usai kalah 1-3 dari Ukraina, bermain imbang 0-0 melawan Italia, dan menutup fase grup dengan kemenangan 3-0 atas Serbia.
Kroasia memastikan tiket ke semifinal secara dramatis pada menit-menit akhir pertandingan terakhir fase grup.
Pencapaian ini menjadi semifinal kedua Kroasia sepanjang sejarah setelah pertama kali menembus empat besar pada edisi 2010.
Ukraina Ingin Ulangi Kejayaan 2009
Ukraina tampil konsisten sejak babak kualifikasi.
Mereka menyapu bersih fase kualifikasi dengan kemenangan atas Albania, Montenegro, dan Slovakia, kemudian menjadi juara Elite Round setelah mengalahkan Irlandia Utara, Kazakhstan, dan bermain imbang melawan Rumania.
Di putaran final, Ukraina kembali menunjukkan performa impresif dengan menjuarai Grup B berkat kemenangan atas Kroasia (3-1), Serbia (2-1), dan Italia (1-0).
Vitaliy Hlyut menjadi top skor Ukraina di putaran final dengan dua gol, sedangkan Oleksandr Kamenskyi telah mengoleksi empat gol sepanjang perjalanan di kualifikasi dan putaran final.
Pelatih Dmytro Mikhailenko kembali membawa Ukraina ke semifinal setelah juga mencapai fase yang sama pada edisi 2024.
Kapten Kyrylo Dihtiar serta penyerang Dmytro Bohdanov menjadi bagian dari skuad yang pernah tampil pada semifinal EURO U-19 dua tahun lalu.
Ukraina kini memburu gelar kedua setelah terakhir menjadi juara pada 2009.
Jerman Ingin Bangkit dari Luka Musim Lalu
Jerman lolos ke semifinal sebagai runner-up Grup A.
Mereka mengalahkan Denmark 4-3, Wales 4-0, sebelum kalah 0-4 dari Spanyol pada laga terakhir fase grup.
Sebelumnya, Jerman juga tampil sebagai juara grup pada babak kualifikasi dan Elite Round.
Otto Stange menjadi pencetak gol terbanyak Jerman di putaran final dengan tiga gol. Sementara Francis Onyeka memimpin daftar top skor tim dengan 10 gol sejak babak kualifikasi.
Der Panzer Muda mengincar gelar ketiga setelah sebelumnya menjadi juara pada 2008 dan 2014.
Dua Semifinal Sarat Sejarah
Semifinal pertama mempertemukan dua tim dengan sejarah yang kontras.
Spanyol akan menjalani semifinal ke-13, sedangkan Kroasia baru untuk kedua kalinya mencapai fase tersebut.
Sementara itu, laga Ukraina melawan Jerman mempertemukan dua tim yang sama-sama gagal di semifinal dalam dua edisi terakhir.
Ukraina tersingkir dari Prancis pada semifinal 2024, sedangkan Jerman kalah dramatis 5-6 setelah perpanjangan waktu dari Spanyol pada semifinal 2025.
Pertandingan tersebut masih tercatat sebagai laga dengan skor tertinggi dalam sejarah putaran final EURO U-19.
Dua Tiket Final Diperebutkan
Empat tim kini hanya berjarak satu kemenangan dari partai puncak.
Spanyol berupaya mempertahankan dominasinya sebagai tim tersukses dalam sejarah EURO U-19, Kroasia memburu final pertama, Ukraina mengejar gelar kedua, sedangkan Jerman berusaha kembali menjadi juara untuk pertama kalinya sejak 2014.(*)
Editor : Heri Sugiarto