Fadly menyampaikan apresiasi terhadap terbentuknya Satber tersebut, sebagai bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam menangani persoalan sosial yang terjadi di Kota Padang, khususnya tawuran dan balapan liar.
“Kontribusi dan kolaborasi antara pemerintah dengan seluruh stakeholder sangat penting dalam mengatasi persoalan kompleks yang dihadapi Kota Padang saat ini,” kata Fadly dalam sambutannya.
Ia juga menegaskan, keberadaan Satber selaras dengan visi Kota Padang sebagai kota pintar, kota sehat, dan kota tujuan pariwisata, sekaligus mendukung Program Dubalang Kota Padang yang tengah digagas.
“Kami ingin Kota Padang ke depan menjadi lebih aman. Satber Lubuk Kilangan patut kita apresiasi karena sejalan dengan upaya tersebut,” ujarnya.
Tren Tawuran Menurun
Wali Kota Padang juga mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, telah tercatat 52 kasus tawuran, dengan puncaknya terjadi pada bulan Maret. Namun, tren ini mulai menurun berkat sinergi antara TNI, Polri, dan elemen masyarakat.
“Ini buah dari kerja keras pihak kepolisian yang bahkan bekerja siang malam,” tambah Fadly.
Komitmen Masyarakat Lubuk Kilangan
Sementara itu, Ketua Satber Anti Tawuran dan Anti Balapan Liar Kecamatan Lubuk Kilangan, Nisfan Jumadil, menegaskan bahwa pembentukan Satber merupakan komitmen bersama warga untuk menjaga lingkungan.
“Kami siap menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Padang dalam menjaga stabilitas dan ketentraman lingkungan,” ucapnya.
Ia berharap, Satber dapat menciptakan wilayah Lubuk Kilangan yang aman, nyaman, dan bebas dari aksi kenakalan remaja.
Dukungan PT Semen Padang
Dalam pelantikan tersebut, hadir pula Anggota DPRD Kota Padang Jufri Bitel dan Alvi Beben, Camat Lubuk Kilangan Afrialdi Masbiran, Kapolsek Lubuk Kilangan Kompol Sosmedya, Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang Ilham Akbar, dan Kabiro CSR PT Semen Padang Idris.
PT Semen Padang turut mendukung kegiatan ini melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menyerahkan bantuan perlengkapan operasional kepada Tim Satber Kecamatan Lubuk Kilangan berupa 40 rompi, 20 pentungan, dan 15 senter.(*)
Editor : Heri Sugiarto