Para korban, yang terdiri dari satu orang dewasa dan dua anak-anak, terseret ombak setelah bermain bola di area tersebut.
Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton, insiden ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
"Kami menerima laporan mengenai tiga orang yang terseret ombak di perairan Pantai Padang," ujar Hendri dalam keterangan tertulisnya.
Kronologi kejadian bermula ketika rombongan korban yang terdiri dari delapan orang sedang bermain bola di pantai.
Setelah selesai, tiga di antaranya, yaitu Yulinus Zebua (29), Aisyah Yuri Pratiwi (9), dan Ali Andry Wijaya (10), memutuskan untuk berenang. Nahas, ketiganya tiba-tiba terseret arus ombak yang kuat.
Melihat kondisi tersebut, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Padang, Padang Baywatch, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) segera bergerak cepat menuju lokasi. Dibantu oleh masyarakat sekitar, tim penyelamat melakukan upaya evakuasi.
Berkat respons cepat dari tim gabungan, ketiga korban berhasil ditarik ke daratan dalam kondisi selamat.
Mereka kemudian langsung dilarikan ke Rumah Sakit Reksodiwiryo Padang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Ketiga korban selamat dan sudah mendapatkan perawatan intensif," tambah Hendri Zulviton.
Hendri mengimbau kepada masyarakat dan wisatawan untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di area pantai, terutama saat kondisi ombak tidak menentu.
Ia menekankan pentingnya mematuhi imbauan petugas di lapangan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. Hingga saat ini, kerugian material akibat insiden tersebut dilaporkan nihil. (*)
Editor : Adetio Purtama