Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Warga Keluhkan Jalan Raya Kampuang Jambak Padang Kerap Banjir, Air Bisa Capai Pinggang

Riyadhatul Khalbi • Selasa, 28 Oktober 2025 | 19:53 WIB

Jalan Raya Kampuang Jambak di kawasan Simpang Kalumpang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, dijepret siang tadi. (Foto:  Riyadhatul Khalbi/ Padeks)
Jalan Raya Kampuang Jambak di kawasan Simpang Kalumpang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, dijepret siang tadi. (Foto: Riyadhatul Khalbi/ Padeks)
PADEK.JAWAPOS.COM—Jalan Raya Kampuang Jambak di kawasan Simpang Kalumpang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, kembali dikeluhkan warga karena sering terendam banjir. 

Salah satu warga, Novita Handayani (33), yang berdagang di depan gerbang Perumahan Jihad, menyebutkan bahwa genangan air hampir selalu terjadi setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

“Biasanya banjir itu di kampus juga ada, jalan memasuki kampus, dan jalan luar kampus ini juga banjir. Kalau hujan deras, bisa kena semuanya dari depan gerbang perumahan Jihad sampai Simpang Kalumpang,” ujar Novita, Selasa (28/10/2025).

Menurutnya, banjir terparah terjadi pada tahun 2024, saat air mencapai setinggi pinggang orang dewasa. Sementara pada hujan deras biasa, genangan air bisa mencapai setinggi betis, membuat kendaraan sering mogok di tengah jalan.

“Kalau ada galodo bisa sampai sepinggang, tapi kalau hujan deras segini (sebetis). Airnya tergenang karena salurannya tidak ada, jadi air tidak terserap,” jelasnya sambil menunjuk sisa genangan air di jalan.

Novita menambahkan, hingga kini kondisi jalan belum menunjukkan perbaikan berarti. Setiap kali hujan turun, air menggenang cukup lama karena minimnya sistem drainase di sekitar kawasan tersebut.

“Air itu tidak mengalir, cuma menggenang di situ saja. Kadang sampai berjam-jam baru surut,” tambahnya.

Warga berharap pemerintah daerah segera memperhatikan kondisi Jalan Raya Kampuang Jambak, terutama karena jalan ini merupakan akses utama menuju perumahan dan kampus di sekitar kawasan tersebut.

“Jalan ini selalu dilewati masyarakat, jadi kami harap pemerintah bisa memperbaiki saluran airnya biar tidak banjir terus,” ujar Novita.

Permasalahan banjir di Kampuang Jambak ini menjadi perhatian warga karena selain menghambat mobilitas, juga menimbulkan risiko bagi pengendara dan pejalan kaki setiap kali hujan deras melanda wilayah Koto Tangah. (Riyadhatul Khalbi/cr4)

Editor : Hendra Efison
#Jalan Raya Kalumpang #drainase Koto Tangah #banjir padang #Kampuang Jambak