Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Bukan hanya Fisik, Wali Kota Padang Dorong R3P Sumbar Perkuat Mitigasi Bencana di Masa Depan

Heri Sugiarto • Kamis, 8 Januari 2026 | 11:15 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran saat mengikuti Rakor R3P Sumbar, ingatkan penguatan mitigasi bencana pascabencana.(Foto: Prokopim)
Wali Kota Padang Fadly Amran saat mengikuti Rakor R3P Sumbar, ingatkan penguatan mitigasi bencana pascabencana.(Foto: Prokopim)
PADEK.JAWAPOS.COM-Wali Kota Padang, Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Maigus Nasir, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Finalisasi Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) banjir bandang Sumatera Barat di Auditorium Gubernuran Sumbar, Kamis (8/1/2026).

Rakor ini dibuka oleh Sekretaris Utama BNPB, Rustian, dan dihadiri Sekprov Sumbar Arry Yuswandi, unsur Forkopimda, serta bupati dan wali kota se-Sumbar.

Komitmen Pemko Padang pada Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Fadly Amran menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kota Padang terhadap kebijakan pemerintah pusat dan provinsi dalam penanganan pascabencana, terutama memasuki fase rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Kita berharap rehabilitasi dan rekonstruksi tidak hanya memulihkan fisik, tetapi juga harus dibarengi penguatan mitigasi guna menekan risiko bencana ke depan,” jelas Fadly usai memaparkan data R3P Kota Padang.

Bencana banjir dan longsor yang melanda Kota Padang pada akhir November 2025 berdampak pada 67.563 warga di lima kecamatan. Kerusakan rumah tercatat sebanyak 5.523 unit, terdiri dari 546 unit rusak berat, 2.174 unit rusak sedang, dan 2.949 unit rusak ringan.

Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Selain permukiman, bencana juga menyebabkan kerusakan berat pada 13 jembatan, 74.327 meter jalan, 22 bendungan, dan 56 jaringan irigasi pertanian, serta kerusakan sedang pada 3.050 meter ruas jalan.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menambahkan bahwa kerusakan juga mencakup 11 intake SPAM Pamsimas, 8 intake SPAM Perumda Air Minum, tebing sungai, drainase, dan fasilitas publik lainnya.

Finalisasi Dokumen R3P sebagai Dasar Percepatan Pemulihan

Sekretaris Utama BNPB, Rustian, menekankan pentingnya finalisasi dokumen R3P sebagai dasar percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi yang terencana, terintegrasi, dan akuntabel.

“Data yang valid menjadi kunci agar bantuan, relokasi warga, hingga perbaikan infrastruktur tepat sasaran. Sesuai dokumen R3P ini, BNPB siap mendukung penuh proses rehab-rekon bagi daerah terdampak ke kementerian terkait,” jelas Rustian.

Sementara itu, Sekprov Sumbar Arry Yuswandi menyebut R3P disusun dengan semangat “Sumbar Bangkit Menuju Ketangguhan Bencana” melalui pendekatan Build Back Better, Safer, and Sustainable.

“Melalui finalisasi dokumen R3P ini, kita optimistis proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat, terarah, dan terukur. Sehingga Sumatera Barat tidak hanya pulih, tetapi juga menjadi wilayah yang lebih tangguh dan aman bencana di masa depan,” ungkap Arry.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Padang turut menandatangani komitmen “Sumbar Bangkit” bersama 12 bupati dan wali kota daerah terdampak, sebagai wujud kesepahaman percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#fadly amran #Infrastruktur terdampak bencana #pascabencana Padang #pemko padang #Rehab Rekon #R3P Sumbar #banjir Padang 2025 #sumbar bangkit