Bantuan tersebut diserahkan Ketua HDCI Pengcab Padang, Alfarino Antonio, kepada Wali Kota Padang, Fadly Amran, di Kediaman Resmi Wali Kota, Senin (16/2/2026).
Alfarino menyampaikan bahwa pemilihan bantuan sumur bor didasarkan pada kebutuhan mendesak masyarakat yang mengalami gangguan ketersediaan air bersih setelah bencana.
Ia berharap fasilitas tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.
Alfarino juga menyebutkan bahwa dukungan ini merupakan aksi sosial ketujuh yang dilakukan HDCI Pengcab Padang selama masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Sumatera Barat.
Ia menegaskan bahwa HDCI tidak hanya berfokus pada aktivitas komunitas, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat.
Program bantuan terus dilakukan sebagai bentuk kontribusi terhadap warga terdampak bencana.
Wali Kota Padang Fadly Amran mengapresiasi dukungan HDCI Pengcab Padang. Menurutnya, kebutuhan air bersih menjadi salah satu isu mendesak pascabencana yang terjadi akhir November 2025.
Bantuan sumur bor dinilai dapat mempercepat proses pemulihan dan membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Fadly menyampaikan bahwa pemerintah Kota Padang menargetkan pembangunan 200 titik sumur bor yang telah diusulkan ke kementerian.
Ia memastikan bantuan dari HDCI ikut mengurangi jumlah usulan tersebut, sementara penentuan lokasi akan disesuaikan berdasarkan kondisi lapangan.(*)
Editor : Heri Sugiarto