Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Museum Adityawarman Gelar LCCM 2026, Tuti Alawiyah Sebut Minat Siswa Tinggi

Randi Zulfahli • Jumat, 10 April 2026 | 19:08 WIB
LCCM 2026 tingkat SMP Provinsi Sumatera Barat sukses digelar Museum Adityawarman dengan antusias tinggi dari 44 sekolah, Jumat (10/4/2026). (Randi/Padeks)
LCCM 2026 tingkat SMP Provinsi Sumatera Barat sukses digelar Museum Adityawarman dengan antusias tinggi dari 44 sekolah, Jumat (10/4/2026). (Randi/Padeks)

PADANG BARAT—Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Adityawarman resmi menutup gelaran Lomba Cerdas Cermat Museum (LCCM) 2026 Tingkat SMP Provinsi Sumatera Barat, Jumat (10/4/2026).

Kompetisi edukatif yang berlangsung sejak Senin (6/4/2026) ini, mencatatkan antusias tinggi dari puluhan sekolah di berbagai kabupaten dan kota di wilayah Sumatera Barat.

Kepala Museum Adityawarman, Dr. Tuti Alawiyah, SE, S.Pd.I, MA, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya strategis untuk mendekatkan generasi muda kepada sejarah dan budaya di tengah gempuran era digital.

Menurutnya, metode lomba edukatif efektif memicu minat belajar siswa terhadap materi yang sering dianggap tidak interaktif.

Baca Juga: Wawako Payakumbuh Salurkan Bantuan ATENSI Kemensos Rp188 Juta

"Generasi sekarang sangat dekat dengan digital, sementara museum sering dianggap kurang interaktif. Melalui LCCM, mereka terdorong menggali materi sejarah, budaya, dan permuseuman secara mendalam," ujar Tuti Alawiyah di Aula Museum Adityawarman, Jumat.

Dominasi SMP Islam Raudhatul Jannah

Setelah melewati babak penyisihan dan semifinal yang ketat pada 6-8 April, babak final yang digelar pada hari Jumat mengukuhkan SMP Islam Raudhatul Jannah Payakumbuh sebagai Juara 1 dengan raihan 1.250 poin. Posisi kedua ditempati oleh SMPN 5 Batusangkar dengan 1.000 poin, disusul SMPN 1 Kota Solok di peringkat ketiga dengan 850 poin.

Sementara itu, kategori juara harapan diraih oleh SMP Maria Padang (Harapan 1), SMPN 2 Koto Besar Kabupaten Dharmasraya (Harapan 2), dan SMPN 2 Gunung Talang Kabupaten Solok (Harapan 3).

Hadiah yang diberikan kepada para pemenang cukup menggiurkan. Juara pertama membawa pulang uang tunai Rp7,5 juta (dipotong pajak) beserta sertifikat dari Museum Adityawarman. Juara kedua memperoleh Rp6 juta (dipotong pajak) plus sertifikat, dan juara ketiga mendapat Rp5 juta (dipotong pajak) beserta sertifikat.

Baca Juga: Ujian Dinas ASN Payakumbuh Digelar, 34 Peserta Ikuti CAT

Adapun juara harapan pertama memperoleh Rp3 juta, juara harapan kedua Rp2 juta, dan juara harapan ketiga Rp1 juta, masing-masing dipotong pajak dan disertai sertifikat.

Kualitas kompetisi ini terjaga berkat kehadiran dewan juri yang kompeten pada babak final, yakni Reno Fernandes dari Universitas Negeri Padang (UNP), Desiwati dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, dan Witrianto dari Universitas Andalas.

Peserta diwajibkan menguasai modul setebal 1.955 halaman yang mencakup materi sejarah (30%), budaya (30%), serta permuseuman (40%).

Evaluasi dan Rencana Skala Lebih Besar

Meski sukses digelar, Tuti Alawiyah mengakui adanya keterbatasan kuota peserta akibat penyesuaian anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-fisik. Tercatat sebanyak 44 SMP berpartisipasi, dengan pembatasan dua sekolah per kabupaten/kota, kecuali Kota Padang yang mendapat kuota 12 sekolah.

Baca Juga: Harga Avtur Meroket, Biaya Penerbangan Haji Membengkak

Melihat minat yang meluap, pihak pengelola berharap tahun depan kuota peserta dapat ditingkatkan. "Kami ingin skalanya lebih besar lagi dan tidak dibatasi. Insya Allah tahun depan anggaran akan kita upayakan naik agar lebih banyak sekolah yang bisa terjaring," tambahnya.

Menuju Pentas Nasional

Kemenangan di tingkat Provinsi Sumatera Barat ini menjadi jembatan menuju kompetisi serupa di tingkat nasional. Setelah sempat vakum akibat efisiensi, Museum Nasional memastikan bahwa LCCM tingkat nasional akan kembali dihelat pada Oktober mendatang.

Pihak Museum Adityawarman kini tengah bersiap untuk mengirimkan delegasi pemenang guna mewakili Provinsi Sumatera Barat di kancah nasional. Kerja keras para siswa, guru pendamping, serta panitia diharapkan dapat membuahkan hasil maksimal di tingkat pusat nantinya. (cc1)

Editor : Hendra Efison
#LCCM 2026 Sumbar #SMP Raudhatul Jannah Payakumbuh #lomba cerdas cermat museum #museum adityawarman