PADANG– PT PLN (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) meresmikan Program Massage dan Refleksi Dinamika di UPTD Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Tuah Sakato Padang, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan ini digelar dalam suasana kebersamaan pasca perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemberdayaan penyandang disabilitas netra agar lebih mandiri secara ekonomi.
Peresmian program dihadiri oleh sejumlah pihak, di antaranya Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Barat, Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat Drs. Suyanto, Kepala Bidang Perkebunan Dinas TPHP Sumatera Barat Ir. Agustin, General Manager Rumah Zakat Ari Edo, serta perwakilan dari Truntum Hotel, Pangeran Beach Hotel, Daima Hotel, dan tokoh masyarakat.
Baca Juga: BRI Padang Perkuat Kerja Sama RSUP M Djamil, Dorong Integrasi Pembayaran dan Layanan Digital
General Manager PT PLN (Persero) UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa pelatihan massage dan refleksi yang diberikan menjadi sarana untuk meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang usaha bagi para peserta.
“Program ini adalah bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya. Rekan-rekan di UPTD PSBN memiliki potensi luar biasa, dan melalui pelatihan ini diharapkan dapat lebih mandiri secara ekonomi serta percaya diri di tengah masyarakat,” ujar Ajrun.
Baca Juga: Hari Kartini 2026, KAI Sumbar Bagi Souvenir untuk Penumpang Perempuan Lewat Sapa Kartini
Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, Drs. Suyanto, turut mengapresiasi langkah PLN yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan martabat peserta sebagai individu yang memiliki kompetensi dan mampu bersaing secara profesional.
Program ini juga mencerminkan pendekatan inklusif dengan memberikan kesempatan yang sama bagi setiap individu untuk berkembang dan berdaya.
Melalui inisiatif ini, PLN menegaskan bahwa energi tidak hanya dimaknai sebagai aliran listrik, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian yang mampu menggerakkan dan menghadirkan harapan bagi masa depan yang lebih baik.(*)
Editor : Hendra Efison