PADEK.JAWAPOS.COM— Pemerintah Kota Padang terus mendorong percepatan pemulihan layanan air bersih melalui pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Taban 3 berkapasitas 200 liter per detik.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama Anggota DPR RI Zigo Rolanda meninjau langsung rencana pengembangan proyek tersebut di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Palukahan, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Senin (27/4/2026).
Dalam kunjungan itu, rombongan melihat kesiapan lahan serta progres awal pekerjaan yang telah mulai dilakukan. Turut hadir perwakilan dari pemerintah provinsi dan Kementerian Pekerjaan Umum yang mendukung realisasi proyek tersebut.
Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat melalui DPR RI dan kementerian terkait dalam mendorong percepatan pembangunan SPAM di Kota Padang.
Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Dua Rumah Gadang di Situjuah, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta
Ia menilai, pembangunan SPAM Taban 3 sangat penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan air bersih, terutama setelah kondisi layanan yang belum sepenuhnya pulih pascabencana.
“Terima kasih atas dukungan dari DPR RI dan Kementerian PU dalam mendorong pembangunan SPAM baru di Palukahan dengan kapasitas 200 liter per detik,” ujarnya.
Menurutnya, proses awal pekerjaan telah mulai berjalan dan diharapkan setelah tahapan lelang selesai, pembangunan dapat segera dilanjutkan hingga tuntas.
Fadly juga berharap dukungan dari DPR RI terus berlanjut, termasuk dalam percepatan pembangunan SPAM di kawasan Universitas Andalas guna memenuhi kebutuhan air masyarakat dalam beberapa tahun mendatang.
Baca Juga: Yota Balad Temui BNPB, Ajukan Bantuan Pascabanjir Pariaman untuk Percepat Pemulihan Infrastruktur
Sementara itu, Zigo Rolanda menegaskan komitmennya untuk mengawal program strategis yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Ia memastikan pihaknya di DPR RI akan terus mendorong percepatan pembangunan SPAM tersebut agar dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Padang.(*)
Editor : Hendra Efison