Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Banjir Rendam 15 Rumah di Pasialaweh Lubukalung, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

Randi Zulfahli • Senin, 16 Februari 2026 | 19:39 WIB
Banjir rendam pemukiman warga di Nagari Pasialaweh, Kecamatan Lubukalung, Kabupaten Padangpariaman, Senin (16/2/2026).
Banjir rendam pemukiman warga di Nagari Pasialaweh, Kecamatan Lubukalung, Kabupaten Padangpariaman, Senin (16/2/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM—Tingginya intensitas hujan di wilayah hulu memicu luapan air pada aliran Sungai Batanganai, Senin (16/2/2026).

Akibatnya, banjir besar melanda wilayah Nagari Pasialaweh, Kecamatan Lubukalung, Kabupaten Padangpariaman, dan merendam pemukiman penduduk.

Kapolsek Lubukalung, AKP Riky Vrama Putra, menyampaikan bahwa peningkatan debit air mulai terjadi secara drastis sekitar pukul 15.00 WIB.

Titik terparah dilaporkan berada di Korong Tanahtaban, di mana luapan air tidak hanya menutup akses jalan utama tetapi juga masuk ke area perumahan warga.

“Ketinggian air dilaporkan mencapai 1,5 meter atau setinggi dada orang dewasa. Berdasarkan pendataan sementara, terdapat sekitar 15 rumah yang terendam banjir," ujar AKP Riky kepada Padang Ekspres, Senin (16/2/2026).

Menanggapi situasi darurat tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, perangkat korong, serta perangkat nagari segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Proses evakuasi warga yang terjebak di dalam rumah dilakukan menggunakan dua unit perahu karet LA Rafting. Selain tim di lapangan, Polres Padangpariaman juga menyiagakan personel Samapta melalui kegiatan Patroli dan Kontrol Wilayah Hukum (Wilkum).

Tim Polres Padangpariaman mengerahkan personel dalam kegiatan Pamapta II berupa patroli dan kontrol wilayah terdampak banjir. Patroli dilaksanakan mulai pukul 16.00 WIB hingga situasi terkendali dengan menggunakan kendaraan roda empat di lokasi terdampak.

Tiga personel yang diterjunkan yakni Ipda Devit Indra, Aiptu Juwaldi, dan Bripda Batyano Khalif. Mereka bertugas memonitor wilayah terdampak banjir, melakukan evakuasi masyarakat, serta berkoordinasi untuk tindakan lanjutan.

Kegiatan yang dilakukan tim meliputi pengecekan situasi genangan air, koordinasi evakuasi masyarakat, hingga pendokumentasian berupa video reportase kondisi lapangan.

"Situasi saat ini aman dan terkendali berkat kesiapsiagaan personil yang kuat dan perlengkapan yang lengkap. Kami terus memantau perkembangan kondisi banjir," tambah AKP Riky.

Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa akibat banjir yang melanda Nagari Pasialaweh. Petugas terus melakukan pemantauan dan bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan ketinggian air apabila hujan kembali turun di wilayah hulu Sungai Batanganai. (cc1)

Editor : Adetio Purtama
#Pasialaweh #rendam rumah #Lubukalung #banjir