Kunjungan tersebut diterima Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Pariaman, Elvis Chandra, yang mewakili Pemerintah Kota Pariaman sebagai tuan rumah.
Sebanyak 50 peserta hadir dalam kegiatan ini, terdiri dari pelajar ENO School Finlandia, pelajar YARI School Indonesia, guru pendamping, serta orang tua atau wali murid yang mendampingi.
Pemko Pariaman Sambut Program Pertukaran Pelajar
Elvis Chandra menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh rombongan dan menyebut kunjungan ini sebagai kehormatan bagi Pemerintah Kota Pariaman.
“Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami dapat menerima kunjungan dari institusi pendidikan internasional yang memiliki komitmen kuat terhadap pertukaran kebudayaan,” ujar Elvis Chandra.
Ia menjelaskan bahwa program pertukaran pelajar ini mencakup pengenalan budaya, adat istiadat, pariwisata, kesenian, serta pakaian tradisional yang menjadi identitas daerah.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap pelestarian budaya.
“Kunjungan ini kami pandang sebagai momentum yang sangat baik untuk saling berbagi pengalaman, pengetahuan, serta praktik terbaik dalam bidang pendidikan dan kebudayaan,” jelasnya.
Elvis Chandra menilai kegiatan tersebut berpotensi membuka peluang kerja sama berkelanjutan antara sekolah-sekolah di Kota Pariaman dan ENO School Finlandia.
YARI Apresiasi Dukungan Pemerintah Kota Pariaman
Ketua Yayasan Anak dan Remaja Indonesia (YARI), Yusticia Katar, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan Pemerintah Kota Pariaman terhadap program tersebut.
“Kunjungan ini merupakan bagian dari program partner school yang bertujuan memperluas wawasan global siswa melalui pengalaman lintas budaya dan sistem pendidikan,” kata Yusticia Katar.
Ia menegaskan bahwa YARI mendorong pergaulan internasional siswa dengan tetap menanamkan nilai-nilai dasar dalam kehidupan sehari-hari.
Para pelajar, menurutnya, dibimbing untuk berinteraksi secara global dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
Yusticia Katar juga menjelaskan bahwa YARI berdiri sejak 2002, diawali dengan jenjang playground dan taman kanak-kanak, lalu berkembang hingga tingkat sekolah menengah atas.
Saat ini, YARI telah menjalin kemitraan pendidikan internasional dengan Jerman dan Finlandia sejak tahun 2011.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Nazifah, Staf Ahli Sadrianto, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, serta Kepala Bagian Organisasi Kota Pariaman.(*)
Editor : Hendra Efison