Kunjungan dilakukan sebagai bagian dari agenda Safari Ramadan untuk memperkuat komunikasi pemerintah daerah dengan masyarakat.
Mulyadi mengatakan kegiatan TSR berfungsi sebagai jembatan dialog langsung antara pemerintah dan warga.
“Kegiatan Tim Safari Ramadan, secara fungsional diharapkan menjadi perekat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pertemuan tatap muka memudahkan pemerintah mendengar kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.
“Kami dapat berjumpa langsung dan mendengar keluhan mereka,” katanya.
Rombongan TSR II turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Yogi Firman, Ketua DWP Dina Mulyadi, kepala OPD, camat, serta unsur perangkat daerah lainnya.
Dalam kesempatan itu, pemerintah juga menyosialisasikan sejumlah program prioritas.
Program tersebut meliputi Pariaman RISALAH untuk pembinaan keagamaan, asuransi kesehatan dan keselamatan kerja bagi lembaga adat dan keagamaan, serta SAGA SAJA Plus untuk bantuan pendidikan keluarga kurang mampu.
Selain itu, Pemko menjalankan program baju sekolah gratis bagi siswa kelas I SD dan bimbingan belajar sekolah kedinasan.
Mulyadi menyebut program-program tersebut ditujukan untuk meningkatkan akses pendidikan dan perlindungan sosial masyarakat.
Baca Juga: Malam ke-14 Ramadan, Wako Payakumbuh Zulmaeta Salurkan Rp10 Juta untuk Masjid Muhsinin
“Program kami menyasar keluarga kurang mampu agar akses pendidikan dan perlindungan sosial lebih merata,” ujarnya.
Bantuan dana Rp7,5 juta dan Al-Qur’an diserahkan kepada pengurus masjid sebagai dukungan kegiatan ibadah Ramadan.
Dengan persentuhan langsung melalui TSR, pemerintah daerah berharap komunikasi publik berjalan terbuka dan pelayanan masyarakat tetap terjaga.(*)
Editor : Hendra Efison