PADEK.JAWAPOS.COM — Wali Kota Yota Balad menghadiri pelantikan pengurus Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kota Pariaman periode 2026-2029 di Aula Balaikota Pariaman, Sabtu (9/5/2026), dengan Mutiara Islam resmi dikukuhkan sebagai ketua baru.
Pelantikan pengurus IDI Cabang Kota Pariaman dilakukan langsung oleh Ketua IDI Wilayah Sumatera Barat, Roni Eka Sahputra. Mutiara Islam menggantikan Hendri Putra yang sebelumnya menjabat Ketua IDI Cabang Kota Pariaman periode 2023-2026.
Dalam sambutannya, Yota Balad menyampaikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya yang dinilai aktif bersinergi dengan Pemerintah Kota Pariaman dalam berbagai program kesehatan masyarakat.
“Dokter bukan sekadar profesi, melainkan panggilan kemanusiaan. Kepada Bapak dan Ibu semua harapan masyarakat untuk sehat dan produktif dititipkan,” ujar Yota Balad.
Ia menegaskan, IDI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk mendukung penanganan stunting di Kota Pariaman.
“Saya berharap dengan telah dilantiknya pengurus IDI yang baru, semakin memperkuat kerja sama yang selama ini telah terjalin dan terus bersinergi dengan visi misi Pemko Pariaman, khususnya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat dan penanganan stunting,” lanjutnya.
Sementara itu, Roni Eka Sahputra meminta pengurus IDI yang baru fokus memperkuat internal organisasi sekaligus memperluas kolaborasi lintas sektor agar program kerja berjalan efektif dan memberi manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat.
Baca Juga: Mengulik Krisis Retorika di Ruang Kelas Indonesia
Ketua IDI Cabang Kota Pariaman periode 2026-2029, Mutiara Islam menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen meningkatkan profesionalisme organisasi dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta berbagai pihak terkait.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Pariaman Ny. Yosneli Balad, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Kepala BPJS Kota Pariaman, serta Kepala Dinas Kominfo Kota Pariaman.
Penguatan kolaborasi antara IDI dan pemerintah daerah diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat sekaligus mempercepat penanganan stunting dan program kesehatan prioritas lainnya di Kota Pariaman.(*)
Editor : Hendra Efison