Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan bantuan pangan yang akan disalurkan kepada masyarakat berada dalam kondisi baik, aman, dan layak konsumsi.
Peninjauan dilakukan berdasarkan undangan resmi Perum Bulog Kanwil Sumatera Barat Nomor B.777/II/04010/LR.01/11-2025 tertanggal 11 November 2025.
Turut mendampingi, Pimpinan Wilayah Bulog Sumbar, R Darma Wijaya, serta sejumlah pejabat eselon II dan III Pemkab Pessel.
“Kami ingin memastikan bahwa bantuan pangan yang disalurkan benar-benar memenuhi standar kualitas. Masyarakat berhak menerima bantuan yang layak konsumsi dan aman,” ujar Bupati Hendrajoni usai peninjauan.
Pemeriksaan mencakup kondisi fisik beras, kadar air, kebersihan kemasan, serta masa simpan minyak goreng.
Berdasarkan hasil pengecekan, seluruh stok bantuan dinyatakan dalam kondisi baik dan siap disalurkan kepada penerima manfaat.
Hendrajoni juga mengapresiasi kinerja Dinas Perikanan dan Pangan Pesisir Selatan yang secara rutin melakukan monitoring dan evaluasi terhadap stok pangan daerah.
Ia menegaskan pentingnya transparansi dan jaminan mutu dalam program bantuan pangan.
“Pemerintah hadir memastikan bahwa setiap bantuan tidak hanya mencukupi secara jumlah, tetapi juga terjamin kualitasnya,” tegasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Pessel, Yoli Aang Sofia, menyebut pemeriksaan di Gudang Bulog Sago merupakan bagian dari pengawasan berkala terhadap program bantuan pangan pemerintah.
“Pemeriksaan rutin ini bertujuan memastikan stok beras dan minyak goreng dalam kondisi baik sebelum disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat,” kata Yoli.
Ia menambahkan, bantuan pangan untuk periode Oktober–November 2025 akan disalurkan kepada 36.369 Penerima Bantuan Pangan (PBP), dengan total 732.780 kilogram beras dan 146.556 kilogram minyak goreng.
“Kami terus berkoordinasi dengan Bulog agar penyaluran berjalan tepat waktu dan tepat sasaran. Berdasarkan hasil pemeriksaan hari ini, seluruh stok dinyatakan layak konsumsi,” ujarnya.(yon)
Editor : Hendra Efison