Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pemko Solok Bentuk Satgas Aman

Dila Kartika Sari • Jumat, 22 Mei 2026 | 08:10 WIB
Wali Kota Solok memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Kementerian Agama, Forkopimda, OPD, KAN, dan Bundo Kanduang di Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (20/5). (DOK PEMKO SOLOK)
Wali Kota Solok memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Kementerian Agama, Forkopimda, OPD, KAN, dan Bundo Kanduang di Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (20/5). (DOK PEMKO SOLOK)

PADEK.JAWAPOS.COM - Pemerintah Kota Solok mematangkan persiapan pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah melalui rapat koordinasi strategis bersama jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok di Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (20/5).

Rapat tersebut juga dihadiri unsur Forkopimda, organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), serta Ketua Bundo Kanduang Kota Solok.

Selain membahas kesiapan pelaksanaan Salat Iduladha yang dijadwalkan berlangsung Rabu (27/5), rapat juga menyoroti isu penguatan karakter dan moral generasi muda melalui pembentukan Satgas Aman di lingkungan sekolah, madrasah, dan pesantren.

Pemerintah Kota Solok bersama Kemenag dan seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmen untuk memastikan seluruh rangkaian Iduladha berjalan lancar dan tertib.

Untuk menyemarakkan syiar Islam, perayaan tahun ini juga akan diisi kegiatan takbir keliling yang melibatkan utusan dari setiap kelurahan.

Pada Iduladha tahun ini, Kota Solok juga menerima bantuan hewan kurban berupa seekor sapi dari Presiden Republik Indonesia.

Penyembelihan sapi kurban tersebut direncanakan dilaksanakan setelah hari raya di Masjid Istiqamah.

Pemerintah daerah menekankan agar distribusi daging kurban dilakukan secara merata sehingga dapat dirasakan seluruh masyarakat di setiap kelurahan.

Tak hanya fokus pada pelaksanaan hari besar keagamaan, rapat juga menghasilkan kesepakatan penting terkait pembentukan Satgas Aman di sekolah, madrasah, dan pesantren.

Langkah ini dinilai penting sebagai upaya preventif menghadapi berbagai persoalan sosial yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan lingkungan pendidikan.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Solok juga menyatakan akan mengadopsi program unggulan Pemerintah Kota Padang melalui peluncuran Smart Surau.

 Program tersebut berfokus pada penguatan pendidikan keagamaan melalui dua gerakan utama, yakni Subuh Berjamaah dan Magrib Mengaji.

Usai rapat, Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, H. Amril, menegaskan kesiapan pihaknya mendukung seluruh keputusan yang telah disepakati.

“Kami di Kementerian Agama Kota Solok siap mengawal penuh seluruh aspek keputusan rapat hari ini. Mulai dari persiapan Iduladha, kegiatan takbir keliling, hingga prosesi penyembelihan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, semuanya akan kami sinergikan demi kelancaran dan keberkahan bagi masyarakat,” ujar H. Amril.

Ia juga menyampaikan dukungan penuh terhadap pembentukan Satgas Aman di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana belajar yang aman dan kondusif. 

“Kami sangat mendukung langkah preventif ini demi terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, kondusif, dan bebas dari berbagai ancaman sosial,” katanya.

Lebih lanjut, H. Amril menilai penguatan pendidikan karakter dan keagamaan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Moral dan akhlak anak-anak muda adalah tanggung jawab kita bersama. Karena itu, program Smart Surau melalui gerakan Subuh Berjamaah dan Magrib Mengaji akan terus kami akselerasi demi menjaga citra Kota Solok sebagai kota yang religius dan beradab,” tutupnya. (cr8)

Editor : Adriyanto Syafril
#pemko solok