PADEK.JAWAPOS.COM – PT Semen Padang terus menempatkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu prioritas utama dalam memperkuat daya saing perusahaan di tengah dinamika industri semen yang semakin kompetitif.
Peningkatan kompetensi, penguatan budaya belajar, dan pengembangan kepemimpinan dinilai menjadi fondasi penting untuk mendukung transformasi perusahaan yang berkelanjutan.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam sharing session bertema Leading Transformation: Membangun Daya Saing dan Keberlanjutan Industri Semen Nasional yang menghadirkan Prof HC Dr Ir Dwi Soetjipto MM di Wisma Indarung, Senin (6/7/2026). Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Pengambilalihan PT Semen Padang.
Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengatakan, kualitas SDM menjadi modal utama perusahaan untuk menjawab tantangan industri yang terus berkembang, mulai dari perubahan teknologi hingga meningkatnya persaingan bisnis.
"Pengembangan kompetensi SDM terus menjadi prioritas sebagai modal utama dalam menjaga daya saing dan keberlanjutan bisnis perusahaan," ujarnya.
Saat ini, PT Semen Padang didukung oleh 1.240 karyawan organik yang tersebar pada berbagai jenjang jabatan. Selain itu, operasional perusahaan juga diperkuat oleh tenaga alih daya yang mendukung berbagai aktivitas bisnis.
Kompetensi dan Leadership Jadi Fokus
Menurut Pri, transformasi perusahaan tidak hanya diwujudkan melalui investasi teknologi maupun peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga melalui pembangunan SDM yang adaptif, kompeten, dan memiliki kepemimpinan yang kuat.
Karena itu, perusahaan terus mendorong peningkatan kompetensi karyawan agar mampu mengikuti perubahan lingkungan bisnis yang berlangsung semakin cepat.
Melalui sharing session tersebut, PT Semen Padang menghadirkan Dwi Soetjipto untuk berbagi pengalaman mengenai kepemimpinan strategis, pengelolaan organisasi, hingga pentingnya membangun budaya perusahaan yang mampu beradaptasi terhadap perubahan.
"Kehadiran Pak Dwi Soetjipto menjadi kesempatan berharga bagi seluruh insan perusahaan untuk memperoleh wawasan mengenai kepemimpinan strategis dalam menghadapi tantangan industri yang terus berkembang," kata Pri.
Ia berharap wawasan yang diperoleh peserta dapat menjadi bekal dalam memperkuat kualitas kepemimpinan di seluruh lini organisasi sekaligus mendukung percepatan transformasi perusahaan.
Budaya Belajar Perkuat Transformasi
Selain meningkatkan kompetensi individu, PT Semen Padang juga terus membangun budaya belajar sebagai bagian dari strategi pengembangan SDM jangka panjang.
Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan organisasi yang lebih adaptif, inovatif, dan siap menghadapi perubahan lingkungan usaha.
Dalam pemaparannya, Dwi Soetjipto menekankan bahwa kepemimpinan strategis menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi di tengah percepatan perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (AI), otomatisasi, hingga dinamika ekonomi global.
Menurutnya, organisasi yang berhasil bukan hanya mampu meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memiliki budaya belajar yang kuat, membangun kepercayaan, serta menyiapkan pemimpin yang mampu menginspirasi perubahan.
Sharing session tersebut juga menjadi bagian dari komitmen PT Semen Padang untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan kualitas kepemimpinan, serta membangun SDM yang unggul sebagai penopang utama daya saing perusahaan di masa depan.
Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Indrieffouny Indra turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai pengalaman panjang Dwi Soetjipto dalam memimpin berbagai perusahaan strategis nasional menjadi sumber pembelajaran yang berharga bagi jajaran manajemen dan insan PT Semen Padang.
Melalui penguatan kompetensi, budaya belajar, dan kepemimpinan, PT Semen Padang berharap mampu menciptakan SDM yang semakin profesional, adaptif, dan siap mendukung transformasi perusahaan di tengah tantangan industri semen yang terus berkembang. (*)
Editor : Hendra Efison