Kasat Reskrim Polres Solok Kota, Iptu Oon Kurnia Ilahi, mengatakan hasil pengecekan di lapangan menyimpulkan aktivitas dalam video tersebut hanya berupa kumpul-kumpul remaja sekitar pukul 04.00 WIB.
“Informasi yang kami terima, itu hanya kumpul-kumpul dan belum terjadi tawuran,” kata Iptu Oon, Minggu.
Video tersebut sebelumnya beredar luas di media sosial dan menampilkan sejumlah remaja berlarian serta sempat terjadi aksi kejar-kejaran di sekitar area masjid.
Warga yang mendatangi lokasi membuat para remaja tersebut membubarkan diri dan meninggalkan area sekitar Masjid Nurul Iman.
Iptu Oon menjelaskan, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
“Personel kami tetap standby di lokasi sampai pagi hari untuk memastikan situasi kondusif,” ujarnya.
Terkait penyebab berkumpulnya para remaja pada dini hari tersebut, pihak kepolisian mengaku masih melakukan pendalaman dan belum menemukan indikasi tindak pidana.
Ia memastikan kondisi di sekitar Masjid Nurul Iman telah kembali aman dan terkendali.
Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak pada malam hingga dini hari guna mencegah potensi gangguan kamtibmas. (CR8)
Editor : Hendra Efison