Bus Trans Padang Koridor VI yang melayani penumpang trayek dari Lapangan Imam Bonjol-Kampus Universitas Andalas (Unand) Limau Manis telah resmi beroperasi sejak 20 Desember lalu.
Bus tersebut melewati Jalan Sawahan-Jalan Andalas-Pasar Ambacang-Pasar Baru (PP)-Lapangan Pramuka, Politeknik Negeri Padang-Rumah Sakit Unand hingga Gerbang Kampus Unand Limau Manis dengan jam operasional pukul 06.00-18.00 WIB.
Setelah beberapa hari menguji-coba lintasan tersebut, bus Trans Padang Koridor VI tersebut akan menaiki penumpang mulai Kamis 29 Desember 2022.
Menariknya, bagi 1.000 penumpang pertama akan diberikan diskon ongkos jadi Rp127. "Diskon kepada 1.000 penumpang pertama cukup dengan membayar Rp127," tulis admin Instagram resmi bus Trans Padang, Rabu (28/12/2022).
Di luar 1.000 orang tersebut, pihak pengelola Perumda Padang Sejahtera Mandiri (PSM) menerapkan ongkos Trans Padang untuk umum Rp3.500 dan pelajar Rp1.500 secara non tunai.
"Khusus koridor 6 pembayaran dapat menggunakan Bank apa saja loh, baik itu Debit dan Non debit seperti Qris. Jangan lupa topup saldo sebelum naik Trans Padang ya," tulis admin Trans Padang.
Saat peresmian koridor VI yang dilakukan Wali Kota Padang Hendri Septa pada 20 Desember lalu, Plt. Direktur Utama Perumda Padang Sejahtera Mandiri Rico Rahmadian Albert mengungkapkan bahwa, pengoperasian jalur yang tertunda 2 bulan ini diharapkan berjalan lancar.
Operasional bus didukung empat perusahaan angkutan yang dinilai sudah melegenda dalam sejarah angkutan ke Kampus Limau Manis, yakni PT RBS, PT Reny Kendedes, PT Reno Febyola dan PT Elok Budi Jaya.
Trans Padang akan mendatangi penumpang ke halte yang ditandai markah (tidak menggunakan panggung seperti koridor sebelumnya) sekali 10 menit oleh 10 unit bis (armada).
"Armada tersebut dilengkapi teknologi modern seperti bus tracking, driver monitoring system, passenger counting sensor, dan automatic doors, mirip bus standard negara maju," katanya.
Di samping menggunakan aplikasi Moovit untuk memperoleh informasi pilihan rute, posisi armada, waktu kedatangan, waktu tempuh, jenis moda, dan titik transit, Trans Padang mengenakan ongkos untuk umum Rp3.500 dan pelajar Rp1.500.
"Penambahan koridor VI Trans Padang diharapkan dapat mengurangi kemacetan Kota Padang dan menjadi transportasi andalan warga kota. Saat ini juga tengah diproses pembangunan Koridor VII dan VIII," ungkap Hendri Septa.
Dua koridor yang akan dibangun tersebut adalah Trayek Pusat Kota-Bungus, dan Trayek Pusat Kota- Siteba. "Semoga dengan pembangunannya mampu memudahkan aksesibilitas warga kota Padang dan memaksimalkan layanan transportasi dalam kota yang lancar dan sesuai jadwal," harapnya.(cr5)