"Saya sangat sedih dan kecewa berat, karena Gubernur tidak hadir dalam acara wisuda akbar ini. Padahal sejak jauh kami dari FKKS sudah menemui pejabat utama, meminta kapan Pejabat Utama (PJU) punya waktu kosong," ucap Kepala FKKS Padang, Nofrizal saat memberikan sambutan di acara wisuda bersama SMK Swasta Padang di UPI Convention Center, Senin (29/5).
Ia menegaskan jadwal wisuda hari ini (29/5), sudah berdasarkan jadwal kosong yang dijanjikan oleh PJU Sumbar saat pertemuan sebelum kegiatan dilaksanakan. Dia merasa PJU Sumbar tidak menghargai undangan FKKS.
"Seperti sebelumnya yang kita harapkan adalah gubernur hadir, Kepala Dinas Pendidikan Sumbar juga hadir, begitu juga Dinas Pendidikan Kota Padang, tapi semuanya hanya diwakilkan. Sangat-sangat mengecewakan, kita sudah berusaha menyesuaikan jadwal. Bahkan jadwal ini, PJU lah yang menetapkan," pungkasnya.
Tidak hanya itu, sebelumnya FKKS Padang sudah menghadirkan program bagaimana mencegah tawuran kalangan siswa di Kota Padang. Bahkan juga dicontoh oleh SMK Negeri, artinya peran SMK Swasta juga besar dalam pendidikan di Kota Padang.
Nofrizal merasa pemerintah tidak peduli dan perhatian, bahkan tidak menghormati SMK Swasta. "Dimana perhatian PJU pada SMK Swasta? Meskipun kami hanya Swasta tapi kami juga butuh dihargai dan dihormati," ungkapnya dengan nada kecewa.
Sementara itu, informasi yang dihimpun di Kantor Gubernur Sumbar, dari kemarin sampai tengah malam tadi Gubernur Sumbar Mahyeldi ada kegiatan bersama Mensos Tri Rismaharini di Dharmasraya.
"Kemudian pagi tadi, Pak Gubernur rapat inflasi dengan Pak Mendagri. Setelah itu rapat bersama Bank Nagari dan OJK," ujar salah seorang pejabat Pemprov Sumbar yang mendampingi gubernur kepada Padek.co.(d) Editor : Hendra Efison